Mensos Ungkap Siswa Sekolah Rakyat Kini Lebih Sehat dan Percaya Diri

Kamis, 18 Jun 2026, 09:28 WIB

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengatakan pelaksanaan Sekolah Rakyat selama hampir 11 bulan menunjukkan hasil yang positif. Selain mengalami peningkatan kemampuan akademik, para siswa juga dinilai mengalami perkembangan dari sisi kesehatan, kedisiplinan, dan karakter.

Saifullah Yusuf mengatakan dirinya bersama Wakil Menteri Sosial telah mengunjungi berbagai daerah untuk melihat perkembangan program tersebut. Hasil pemantauan menunjukkan proses pembelajaran berjalan dengan baik di sejumlah Sekolah Rakyat.

Ket. Foto: Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kanan) — Sumber: RRI/Alfreds Tuter

"Saya dan Pak Wamen sudah keliling ke berbagai daerah untuk melihat perjalanan 11 bulan pembelajaran Sekolah Rakyat. Secara umum telah berjalan dengan baik dan siswa-siswanya sebagian sudah bisa berprestasi, baik di bidang sains, bahasa, sosial, olahraga, maupun seni," kata Saifullah Yusuf di Jakarta, Rabu (17/6).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, perubahan paling terlihat terjadi pada kondisi fisik dan mental para siswa. Mereka dinilai lebih sehat, disiplin, serta memiliki rasa percaya diri yang lebih baik dibanding sebelumnya.

"Secara fisik siswa-siswa Sekolah Rakyat sekarang jauh lebih bugar, lebih sehat, lebih disiplin, lebih percaya diri dan yakin terhadap masa depannya. Ini adalah hal-hal yang patut kita syukuri bersama," ucap dia.

Gus Ipul mengatakan pihaknya juga memperoleh masukan langsung dari para orang tua siswa. Mayoritas orang tua mengaku melihat perubahan positif pada perilaku anak-anak mereka setelah mengikuti program Sekolah Rakyat.

Menurut dia, para siswa kini lebih tenang saat berada di rumah dan lebih aktif membantu orang tua. Selain itu, mereka juga dinilai lebih rajin beribadah serta memiliki karakter yang lebih baik.

Sebagai informasi, Kemensos mencatat jumlah calon siswa Sekolah Rakyat yang telah dijangkau hingga awal Juni 2026 mencapai lebih dari 42 ribu anak. Angka tersebut melampaui kapasitas awal yang disiapkan pemerintah sebanyak 32.640 kursi siswa di seluruh Indonesia.

Pemerintah juga tengah menyiapkan pengoperasian 93 Sekolah Rakyat permanen pada tahun ajaran 2026/2027. Dari jumlah tersebut, 69 sekolah ditargetkan rampung sepenuhnya pada Juni 2026, sementara sisanya beroperasi sebagai sekolah fungsional yang telah memiliki fasilitas utama pembelajaran dan asrama.

Kemensos juga berencana membuka kesempatan kepada masyarakat untuk melihat langsung aktivitas pembelajaran di Sekolah Rakyat. Program tersebut akan dilakukan melalui kegiatan Open House Sekolah Rakyat yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026.

"Kami mengundang para tokoh nasional dan daerah, penggiat pendidikan, organisasi masyarakat, pemuda, dan aktivis perempuan untuk melihat secara langsung kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat. Kegiatan open house akan kami laksanakan pada bulan Juli dan Agustus yang akan datang," ucap dia.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat mengenal lebih dekat proses pembelajaran di Sekolah Rakyat. Program ini juga diharapkan memperkuat dukungan publik terhadap upaya peningkatan akses pendidikan bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Gempa NTT, UMI Makassar Kirim Tim Medis dan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak

Ayam Tukong Kalbar Tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Indonesia

Brimob Polda Sumut Sediakan Dapur Lapangan bagi Warga Terdampak Bencana

Celios: Utang Swasta Melambat, Pemerintah Meningkat!

DPR: Pengalihan Status Guru PPPK Terobosan Tata Kelola Pendidikan

Dinas Kehutanan Kalsel Berupaya Keras Cegah Karhutla Meluas ke Hutan Lindung Liang Anggang

Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Hasil Studi: Pramugari dan Pilot Paling Berisiko Terkena Kanker terkait Radiasi

Pasokan Air Terbatas, Ribuan Hektare Sawah di Karawang Tidak Ditanami

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Perkuat Penyaluran Beras SPHP ke Pasar

BPBD Karawang Didistribusikan 828.000 Liter Air Bersih ke 15 Desa

Indonesia Kini Punya IBMA, Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional

Tim Gabungan Berbagai Unsur Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan 10,65 Hektare di Penajam

Pascagempa NTT, PT Pertamina Tunggu Hasil Tes Struktur Kekuatan Dermaga Reo

Adik Kim Jong-un Ragukan Klaim Trump tentang Pembicaraan Rahasia AS-Korea Utara

Trailer Terbaru Whalefall: Teror Bawah Laut, Ditelan Paus Sperma dan Punya Satu Jam untuk Bertahan

Kapal Pelni KM Tidar Tiba di Maumere, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Pastikan Higienis, Distan Mataram Perketat Pengawasan Pemotongan Unggas Mandiri

Wali Kota: Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.