Riset Bidang AI Terus Diakselerasi
Selasa, 04 Jan 2022, 07:09 WIBJAKARTA - Pemerintah terus mendorong kegiatan riset perguruan tinggi di bidang artifisial inteligent (AI). Saat ini, pemerintah sudah menyiapkan "Dikti AI Center" yang bisa diakses mahasiswa dan dosen. Demikian disampaikan Plt Dirjen Diktiristek, Kemendikbudristek, Nizam, dalam peluncuran Dikti AI Center, di Jakarta, Senin (3/1).
"AI Center untuk mengakselerasi kemajuan bidang kecerdasan buatan," ujarnya. Dia menyebut, Dikti AI Center menjawab kebutuhan mahasiswa menjalankan program mikro kredensial bidang AI. Menurut Nizam, Dikti AI Center merupakan upaya menyiapkan talenta-talenta bidang kecerdasan buatan dan ilmu-ilmu turunannya.
Fasilitas tersebut milik seluruh dosen dan mahasiswa untuk berbagai macam proyek dan penelitian. "Mudah-mudahan secara pasti kita bisa secara terus mengakselerasi pengembangan talenta AI dan risetnya, sehingga Indonesia terpandang dalam ilmu-ilmu baru tersebut," jelasnya.
Lebih jauh, Nizam menerangkan, Dikti AI Center memiliki super komputer dengan kecepatan 25 Petaflops atau setara 25.000 giga per detik. Pemerintah juga menyiapkan super komputer di perguruan tinggi dengan keceparan 45 Petaflops. Menurutnya, salah satu kata kunci sekarang adalah banjir data. Hal ini hanya bisa diproses mendapat informasi yang baik dan benar melalui super komputer bidang AI.
Dia menyebut, Dikti AI Center saat ini sudah menjalin kerja sama dengan industri. Dia berharap fasilitas tersebut bisa memperbanyak riset yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri.
Riset baik bidang kesehatan, kebijakan, smart city, maupun smart farming. Semua akan terakselerasi dengan super komputer.
Sementara itu, Direktur Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, mengatakan, perguruan tinggi harus menyiapkan SDM berkualitas dan berbasis ilmu pengetahuan. Menurutnya, AI menjadi salah satu peluang masa depan. "Problemnya, kelangkaan infrastruktur dan SDM yang menguasai AI. Mahasiswa atau peneliti perguruan tinggi bisa memanfaatkan fasilitas Dikti AI Center dan mengikuti training yang disediakan," katanya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Kalbar Siapkan Temajuk Jadi Gerbang Wisata Perbatasan yang Mendunia
-
Tak Lolos SPMB Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Sekolah Swasta Gratis untuk Warga Kurang Mampu.
-
Layar Besar, Fitur AI Cerdas, dan Harga Kompetitif Jadi Tren TV Masa Kini
-
Jakarta Robotic Games Jadi Agenda Tahunan, Gubernur Pramono: Cetak Talenta AI
-
Destinasi Wisata Didorong Berbenah, Kemenpar Pacu Lompatan Kualitas dan Daya Saing
-
Wamenekraf: Industri Esports Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekraf Nasional
-
East Ventures: Transformasi Digital Indonesia Harus Berujung pada Nilai Ekonomi Nyata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.