Tiongkok : Taliban Ingin Berdialog Dengan Dunia
- Wang Yi
- China
- taliban
Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, mengatakan bahwa Taliban sangat ingin berdialog dengan seluruh dunia. Wang juga menjelaskan bahwa masyarakat internasional harus membantu pembangunan di Afghanistan.

Ket.
Doc: istimewa
Dalam pidato yang disampaikan melalui tautan video ke sebuah konferensi di Iran pada Rabu (27/10), Menlu Wang mengatakan Beijing siap menjadi tuan rumah dialog antara Afghanistan dengan negara tetangganya tentang masa depan negara tersebut.
"Taliban sangat ingin berdialog dengan dunia. Tiongkok siap menjadi tuan rumah pertemuan Afghanistan dengan negara tetangga pada waktu yang tepat," kata Menlu Wang Yi dalam pernyataannya yang disiarkan langsung oleh TV pemerintah Iran.
Pertemuan Afghanistan dengan negara-negara tetangganya itu dihadiri secara langsung oleh menteri luar negeri Pakistan, Tajkistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan, sedangkan Tiongkok dan Rusia akan berpartisipasi melalui tautan video.
Sebelumnya pertemuan tersebut sudah pernah dilakukan di Pakistan pada September lalu. Pertemuan ini mengikuti konferensi serupa yang melibatkan negara-negara tetangga Afghanistan yang diselenggarakan oleh Pakistan pada Bulan September. Pembicaraan ini diselenggarakan untuk membangun perdamaian jangka panjang di Afghanistan.
Tiongkok yang tidak ikut bertempur di Afghanistan, telah memberikan tanda damai kepada Taliban sejak mereka berhasil merebut kembali kekuasaan di Afghanistan setelah penarikan pasukan AS pada Agustus.
Saat ini AS dan negara-negara Barat lainnya enggan memberikan dana pada Taliban sampai gerakan militan Islam tersebut memberi jaminan bahwa mereka akan menegakan hak asasi manusia, terutama hak asasi perempuan. Negara tersebut sedang mencari cara bagaimana untuk dapat terlibat dengan Taliban dan memastikan bantuan kemanusiaan mengalir ke negara itu, tanpa memberi mereka legitimasi yang mereka cari.
Anda mungkin tertarik:
Dalam konferensi pers di Iran tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian mendukung dan selaras dengan sikap Iran tentang pembentukan pemerintahan yang inklusif di Afghanistan.
Selama beberapa dekade, Muslim Syiah Iran telah bermusuhan dengan Taliban Muslim Sunni. Namun beberapa tahun terakhir mereka dengan terbuka bertemu dengan pemimpin-pemimpin Taliban.
Teheran menjadi tuan rumah pertemuan antara perwakilan pemerintah Afghanistan saat itu dan petinggi komite Taliban pada bulan Juli.
Iran mengkritik Taliban karena tidak melibatkan etnis minoritas pada pemerintahan.