Pemain Bintang Liga Inggris Enggan untuk Vaksin

Kamis, 07 Okt 2021, 01:56 WIB

LONDON - Pertandingan Liga Inggris telah dimainkan di stadion yang penuh sesak setelah peluncuran vaksin virus korona yang sukses di negara itu. Namun, keengganan banyak pemain bintang untuk divaksin menjadi kendala terbesar bagi otoritas sepak bola Inggris saat ini.

Inggris merupakan salah satu negara dengan angka kematian keseluruhan tertinggi di dunia, lebih dari 137.000. Namun, kini lebih dari 82 persen orang yang berusia di atas 16 tahun telah memiliki dua dosis vaksin.

Ket. Foto: Gary Neville — Sumber: Glyn KIRK / AFP

Peluncuran cepat telah memungkinkan pelonggaran pembatasan pertemuan besar dengan kembalinya para suporter ke stadion sepak bola. Meskipun tidak ada angka resmi yang diungkap oleh Liga Premier, laporan menunjukkan hanya tujuh dari 20 klub papan atas Inggris yang memiliki lebih dari 50 persen dari skuad mereka yang divaksinasi dua dosis.

"Ini rendah, tidak hanya di Liga Premier tetapi di liga yang lebih rendah. Ini sangat rendah," ujar mantan kapten Manchester United Gary Neville, yang memiliki saham kepemilikan di klub League Two Salford City.

Penjaga gawang Newcastle, Karl Darlow mendorong rekan satu timnya untuk divaksin setelah dia dirawat di rumah sakit karena virus korona pada bulan Juli.

Otoritas sepak bola Inggris sejauh ini mengizinkan pilihan pribadi, tanpa sanksi apa pun bagi yang tidak divaksinasi. Sebaliknya, bintang-bintang NBA di Amerika Serikat menghadapi pengurangan gaji dan tidak boleh bermain jika mereka tidak divaksinasi.

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp sangat mendukung vaksinasi. Dia membandingkan tidak divaksinasi dengan mengemudi sambil mabuk. Klopp mengatakan tim asuhannya 99 persen divaksinasi. ben/AFP/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.