Pesawat Tempur untuk Pertama Kalinya Menggunakan AI

Rabu, 02 Jun 2021, 05:45 WIB

Angkatan Udara AS baru saja mengambil langkah besar menuju masa depan yang penuh sesak dengan pesawat tempur bertenaga Artificial Intelligence (AI).

Melansir laman popularmechanics, Akhir bulan lalu, Skyborg Autonomy Core System (ACS) Angkatan Udara menerbangkan drone tanpa pilot di atas Florida dan Teluk Meksiko, membuktikan AI dapat mematuhi perintah penerbangan dasar.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Sistem ini pada akhirnya akan menghasilkan drone berkecepatan tinggi, yang didukung oleh Skyborg, dilengkapi dengan sensor, senjata, dan muatan lainnya untuk menyelesaikan pekerjaan yang sepi dan berbahaya yang biasa dilakukan oleh pejuang berawak.

Drone Kratos UTAP-22 diluncurkan dari darat di Pangkalan Angkatan Udara Tyndall, Florida, dengan pendorong roket yang dapat dibuang.

Setelah mengudara, mesin turbojet drone mengambil alih, menyalakan drone selama 2 jam 10 menit berikutnya.

Menurut laporan The Air Force, ACS melakukan serangkaian perilaku dasar yang diperlukan untuk mengkarakterisasi operasi sistem yang aman. ACS mendemonstrasikan kemampuan penerbangan dasar dan menanggapi perintah navigasi, sambil bereaksi terhadap pagar geografis, mengikuti selubung penerbangan pesawat, dan mendemonstrasikan manuver terkoordinasi. Itu dipantau dari pos komando dan kontrol udara dan darat.

Angkatan Udara mengembangkan Skyborg untuk datang dalam dua bagian, yang pertama AI gaya R2-D2 yang mengendarai jet tempur berawak, menyediakan asisten pilot, dan AI yang mampu menerbangkan pesawat jet yang tidak berawak, "semi atraktif".

Konsep ini, yang dikenal sebagai Loyal Wingman, dapat melihat satu tim jet yang diujicobakan dengan satu atau lebih jet tanpa pilot untuk menjalankan misi.

Seorang Loyal Wingman bisa, misalnya, terbang di depan F-35 Joint Strike Fighter , mencari rute di depan untuk radar musuh dan meluncurkan rudal anti-radar ke detektor yang mengancam.

Itu bisa mendeteksi pesawat musuh dan menyampaikan data penargetan ke pesawat tempur yang diawaki, memungkinkan pesawat tempur yang diterbangkan manusia untuk beroperasi dengan radar dimatikan.

Satu F-35 dapat menyebabkan serangan udara besar, dengan drone Loyal Wingmen membawa bom dan rudal ekstra untuk menghabisi target darat yang sulit.

Skyborg memiliki beberapa keunggulan. Sebagai permulaan, ini berarti peningkatan kemampuan bertahan pilot, karena drone melakukan tugas-tugas berbahaya.

Sistem ini juga akan memungkinkan Angkatan Udara untuk meningkatkan ukuran armada pesawatnya, karena satu pesawat tak berawak hanya akan menelan biaya sebagian kecil dari pesawat tempur modern yang diujicobakan.

Terakhir, lebih banyak pesawat berarti lebih banyak tersedia pesawat, memungkinkan Angkatan Udara untuk menyelesaikan operasi dan kampanye lebih awal.

Angkatan Udara berencana menyiapkan pesawat bertenaga Skyborg untuk operasi reguler sekitar tahun 2023 . arn

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Aris N

Berita Terbaru

Harga Cabai Rawit Rp67.350/Kg, Telur Ayam Rp29.350/Kg

Sebanyak 16 Perusahaan Masih Jaring Pencari Kerja di Job Fair Online

Pemuda.ai Diluncurkan, Dorong Penguatan Ekosistem AI Nasional

Harga Kakao Kering di Lebak Mengalami Kenaikan hingga Tembus Rp60 Ribu/Kg

Investor Qatar Bidik Lahan Kampung Bandan untuk Proyek Perumahan

PT Telkom Indonesia Nyatakan Konektivitas Digital Pascagempa NTT Sudah Pulih 100 Persen

Hingga Agustus, Samsat Palu Catat Realisasi PKB Rp50,72 Miliar

Mentan Andi Amran Sulaiman Copot 14 Pejabat Kementan, Diduga Terlibat Penyimpangan Uang Miliaran

3,6 Ton Daging Tanpa Dokumen Digagalkan di Pelabuhan Merak, Langsung Dimusnahkan.

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Pemkab Lombok Tengah Bentuk Satgas Pengawasan Akomodasi.

Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Matraman Jakarta Timur Terbakar

Ekspor Perikanan Batam ke Singapura Capai 3.678 Ton, Nilainya Rp125 Miliar.

Mataram Siapkan 60.000 Benih Ikan Nila, Dorong Ketahanan Pangan Masyarakat.

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Sumedang Rasakan Biaya Produksi Lebih Ringan.

Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Menjadi Rp2,645 Juta/Gr pada Rabu (19/8)

TelkomGroup Pulihkan 100 Persen Layanan Telekomunikasi Pascagempa NTT

Menaker: Jaminan Sosial Harus Jadi Jalan Menuju Kemandirian Ekonomi Keluarga Pekerja.

PT Pertamina Patra Niaga Bantu 35.000 Lt Air Bersih untuk Warga Maumere

Pameran SBY Art Community 2026 Jadi Jembatan Seni Jakarta dan Berlin

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.