Perusahaan Asuransi Dukung Penanganan Covid-19

Selasa, 21 Jul 2020, 03:00 WIB

JAKARTA - Minimnya ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi para pekerja medis turut menjadi perhatian serius dari pelaku industri di sekto jasa keuangan. Sebab, kondisi tersebut membuat para pekerja medis rentan terinfeksi virus korona atau Covid-19.

Data terbaru Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menunjukkan hingga awal Juli 2020 tercatat 60 orang dokter yang meninggal karena Covid-19. Sedangkan, data Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyebutkan, hingga 23 Juni 2020 terdapat 30 perawat yang meninggal dunia.

Ket. Foto: PEDULI TENAGA MEDIS I Direktur dan Chief Marketing Officer Manulife Indonesia Novita J Rumnganngun (kiri) menyerahkan bantuan secara simbolis di Jakarta, Senin (20/7). Di hari ulang tahun ke-35, Manulife Indonesia memberikan donasi senilai 3,5 miliar rupiah untuk tenaga medis berupa APD dan sejumlah perangkat komputer untuk rumah sakit. — Sumber: KORAN JAKARTA/M. FACHRI

Wakil Ketua Umum PB IDI, Adib Khumaidi mengungkapkan tingkat kematian tenaga kesehatan (nakes) akibat Covid-19 di Indonesia tertinggi di Asia Tenggara, bahkan di dunia. Dikatakannya, di negara lain angka kematian tenaga medis sekitar 1 persen, sedangkan di Indonesia berkisar 5-6 persen. Salah satu penyebabnya karena terbatasnya APD bagi para tenaga medis saat bertugas.

Kementerian Kesehatan pada April lalu memperkirakan Indonesia membutuhkan sedikitnya 8 juta APD untuk para pekerja medis. Namun, kemampuan pemerintah terbatas mengingat penerimaan negara selama pandemi ini juga ikut tergerus.

Merespons kebutuhan APD tersebut, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) tergerak ikut menyediakan APD bagi tenaga kesehatan. Lewat program satu produk satu APD, Manulife Indonesia mengajak nasabahnya berpartisipasi membantu para pekerja medis mengatasi Covid-19.

Program itu dimulai sejak 2 Juni lalu hingga akhir Juli nanti. Diperkirakan pada akhir Juli nanti akan terkumpul 5.000 APD.

Direktur and Chief Marketing Officer Manulife Indonesia, Novita J Rumngangun, Senin (20/7), mengatakan, setelah terkumpul, APD tersebut akan dibagikan ke berbagai rumah sakit di Jabodetabek. Selain APD, lanjutnya, Manulife juga mendonasikan 350 unit komputer kepada sekitar 180 fasilitas kesehatan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur untuk pendataan administrasi dan pengunaan alat-alat kesehatan yang memerlukan komputer.

Novita mengungkapkan, hingga akhir Juni lalu, jumlah seluruh donasi APD dan unit komputer yang terkumpul nilainya mencapai lebih dari 3,5 miliar. Dia optimistis jumlah itu akan bertambah lagi sampai akhir Juli nanti.

"Ini merupakan bentuk konkrit pelayanan Manulife terhadap Indonesia. Apalagi, saat ini, pemerintah sedang berusaha mengatasi pandemi Covid-19. Karena itu, sudah sepatutnya Manulife yang tahun ini genap 35 tahun berada di Indonesia juga ikut berpartisipasi menanggulangi Covid-19 dari Indonesia," tandasnya.

Antusiasme Nasabah


Program satu produk satu APD ini ternyata mendapat respons positif dari para agen dan nasabah Manulife. Mereka salut kepada Manulife karena peduli terhadap sesama yaitu tenaga medis. Lydia Pakpahan, salah satu nasabah Manulife mengungkapkan, ia merasa senang bisa membantu tenaga medis melalui pembelian produk Manulife Lifestyle Protector (MLP).

Komitmen Manulife Indonesia kepada nasabah juga terlihat dari pembayaran klaim Covid-19. Hingga 13 Juli 2020, Manulife telah membayar klaim terkait Covid-19 sebesar 20,44 miliar rupiah. Sedangkan, selama 5 tahun terakhir, Manulife Indonesia membayarkan klaim senilai 30,3 triliun rupiah atau setara dengan 83 miliar rupiah per hari atau 3,5 miliar rupiah per jam yang mencakup klaim individu, grup, dan pensiun.

Sementara itu, klaim terbesar yang pernah dibayarkan Manulife Indonesia terjadi pada 2019 sebesar 4,05 juta dollar AS. Memasuki 35 tahun beroperasi di Indonesia tahun ini, Manulife telah melayani lebih dari 2 juta nasabah.

mad/E-10

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Muchamad Ismail

Berita Terbaru

IHSG Hari Ini Menguat! Naik 22,48 Poin ke Level 6.524 Saat Pembukaan

Dari Kampus ke Pasar Global, Mendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir

AirNav Indonesia Tuntaskan Program RBB 2026 di Boyolali

Menlu RI Sugiono dan Menlu Tiongkok Wang Yi Gelar Pertemuan di Jakarta

Kabar Mengejutkan! KPK Tangkap Jajaran Rektorat Unsoed, Ini Penjelasan Selengkapnya

Program Relawan Bakti BUMN 2026 Berakhir, PTPN Group Sukses Perkuat Fondasi Desa Wisata Bulok

Libur Panjang Maulid Nabi, KAI Bandung Sediakan 60.717 Tiket Antisipasi Lonjakan Penumpang

AS Bersiap Hantam Iran dengan Sanksi Ekonomi Terberat Sepanjang Sejarah

Pramono Dorong Kolaborasi Tangani Masalah Transportasi

PIHPS Ungkap Harga Terbaru Cabai Rawit dan Telur Ayam, Segini Harganya

La Liga Spanyol: Mbappe dan Madrid Bidik Awal Sempurna di Markas Espanyol

Gempa Bumi M6,7 Mengguncang Peru Selatan, Tak Ada Ancaman Tsunami 

Perkuat P4GN di Sektor Transportasi Laut, BKKP Berkolaborasi dengan KSOP Kelas I Banten Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih Narkoba

Semeru Kembali Erupsi, Letusan Membubung 800 Meter dari Atas Puncak

Mau Bayar PKB? Samsat Keliling Hari Ini Ada di 14 Lokasi Jadetabek

SIM Keliling Buka di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Arsenal Awali Misi Pertahankan Gelar, Liga Inggris Memasuki Era Baru

Tiket Konser The Script Mulai Dijual Hari Ini, Begini Cara Belinya!

BMKG Ungkap Bahaya Siklon Tropis Saudel, Sejumlah Wilayah Wajib Waspada

Cobolli Bangkit dan Menang Usai Makan Permen, Pegula Lanjutkan Dominasi di Cincinnati Masters

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.