Transjakarta Gandeng ITB Lakukan Riset

Jumat, 01 Nov 2019, 06:00 WIB

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) bersama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Penandatangan ini dilakukan di Kampus ITB Bandung, sekaligus dilakukan giat perkuliahan umum kepada mahasiswa ITB mengenai pembangunan sistem transportasi berbasis bus rapid transit system (BRT).

Penandatanganan MoU ini diwakili oleh masing-masing instansi, Transjakarta diwakili oleh Agung Wicaksono selaku Direktur Utama Transjakarta dan Bapak Prof Kadarsyah Suryadi selaku Rektor ITB sebagai perwakilan dari Akademisi ITB.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Sementara itu, disela-sela perkuliahannya Agung yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Transjakarta sekaligus alumni ITB Jurusan Teknik Industri mengatakan bahwa kesepahaman yang dibangun antara Transjakarta dan ITB adalah untuk pengembangan riset dan teknologi khususnya kendaraan berpenumpang serta kerjasama dalam bidang pengabdian masyarakat.

Selain itu, Transjakarta juga membuka meja pendaftaran kerja bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan perjalanan karirnya bergabung dengan perusahaan transportasi pengelola BRT sistem terpanjang di dunia.

Pada kesempatan ini Transajakarta memamerkan bus BRT low entry Metrotrans jenis scania dari Jakarta untuk dijadikan model percontohan berbagai macam bentuk standarisasi minimum layanan dan pemeliharaan kendaraan untuk layanan publik di DKI Jakarta.

Perjalanan Metrotrans TJ Scania Jakarta - Bandung setelah tol Pastuer menjadi perbincangan di sosial media yang topiknya adalah apakah bus Low Entry kesayangan warga DKI Jakarta berlogo Metrotrans ini akan muncul di bandung sebagai sarana transportasi lokal setempat.

Berbagai capaian Transjakarta yang berhasil meningkatkan jumlah pelanggan perhari hingga hampir mencapai 1 juta pelanggan per hari dengan peningkatan sebesar 300 persen dalam kurun waktu 4 tahun sejak tahun 2015 hingga tahun 2019 menjadi acuan diskusi dalam kegiatan stadium generale adalah perkembangan layanan perseroan untuk warga DKI dan sekitarnya yang setiap hari bepergian dari dan keluar wilayah DKI beserta sistem transportasi terintegrasi yang digagas oleh Gubernur DKI Jakarta melalui Jak lingko.

Seperti diketahui Provinsi DKI jakarta telah berhasil menyabet predikat bergengsi Sustainable Transport Award serta menurunkan indeks kemacetan lalu lintas di perkotaan hingga satu tingkat dibawah Singapura.

pin/P-5

Redaktur: M Husen Hamidy

Penulis: Peri Irawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.