Penting Sekali Mengerem Hasrat Berbelanja

Selasa, 19 Mar 2019, 01:00 WIB

Judul : Beli karena Butuh
Penulis : Andi Sri Wahyuni, Akt
Penerbit : Elex Media Komputindo
Cetakan : 2018
Tebal : 144 halaman
ISBN : 978-602-04-8014-5

Banyak orang seperti remaja kerap menimbun barang. Mereka membeli bukan karena perlu atau butuh, melainkan alasan lain seperti lucu, mutakhir, diskon, atau murah. Buku ini mengutarakan bahwa memiliki sedikit barang tidak masalah. Kadang, malah memiliki barang segudang dapat membuat stres. "Kebahagiaan yang hakiki tidak didapat dari benda-benda. Semakin sederhana kamu, semakin bahagia hidupmu," (hal 21).

Ket. Foto: — Sumber:

Buku ini menyertakan hasil penelitian dari akademisi psikologi Universitas Negeri Surabaya tentang hubungan harga diri seseorang dengan perilakunya terhadap tindakan berbelanja secara berlebihan. Hasilnya menyatakan semakin tinggi tingkat harga diri seseorang, semakin rendah pula tingkat keinginannya untuk berbelanja berlebihan. Sebaliknya, mereka yang memiliki tingkat harga diri rendah, justru akan semakin senang memenuhi hasrat belanjanya (hal 78).

Sebelum membawa barang belanjaan ke kasir atau melakukan check out saat belanja online, ada baiknya konsumen benar-benar memikirkan barang-barang tersebut benar-benar dibutuhkan. Jangan-jangan hanya keinginan karena tergoda embel-embel lucu, murah, atau pengen. Jika demikian, bisa saja barang yang dibeli tidak terpakai dengan baik dan mubazir. Sebenarnya, begitu banyak dampak kebiasan boros. Salah satunya bumi juga turut dieksploitasi sumber daya alamnya untuk menyediakan bahan-bahan produksi.

"Kebahagiaan sejati muncul bukan karena setiap keinginan telah terpenuhi, namun justru karena bebas dari keinginan-keinginan sesaat untuk memuaskan ego semata," (Rospitadewi dan Efferin, 2017). Tidak hanya mengulas pentingnya memilah setiap barang yang menjadi kebutuhan dan keinginan, buku ini menyarankan mengelola keuangan agar lebih teratur sehingga tak boros.

Memang tidak mudah menghilangkan kebiasaan satu ini, tetapi sebisa mungkin hindarilah belanja saat stres. Ini salah satu cara. Sebab kalau emosi sedang tidak stabil, sulit berpikir rasional dan realistis. Saat itulah peluang besar terjadi pemborosan.

Utamakan fungsi daripada merek. Sebab pada dasarnya, tidak ada perbedaan signifikan antarmerek. Misalnya, sabun cuci dengan label supermarket dan hasil produksi sebuah perusahaan terkenal. Harga sabun cuci supermarket lebih murah ketimbang yang bermerek, tapi fungsinya sama. Kadang, kualitasnya pun tidak berbeda jauh, sama-sama dapat membersihkan noda dan menghilangkan aroma tak sedap.

Buku Beli karena Butuh mengajarkan lebih selektif memilah barang, memprioritaskan kebutuhan, dan menyertakan beberapa penelitian. Judulnya sebagai referensi menjadi minimalis. Secara keseluruhan, buku in bisa memandu hidup hemat. Banyak pelajaran untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar tidak boros dan tetap merasa cukup dengan miliknya.

Diresensi Dety Suhaeti Mutiara, Mahasiswi Manajemen Komunikasi Institut STIAMI Jakarta

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Takut Tsunami dari Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Pesisir di Banten dan Lampung Diminta Tenang

Harga Emas Antam Turun, Hari Ini Rp2.640.000/Gram

Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!

Gawat! Debit Sungai Mahakam Surut Akibat El Nino, Distribusi BBM ke Mahakam Ulu Terhambat

Presiden Prabowo Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan Tegas dan Akuntabel

Status Gunung Sinabung Siaga, BNPB Minta Warga di Karo Segera Mengungsi

Kemlu RI Pastikan Dampak Kabut Asap Ditangani Bersama Negara Tetangga, Demi Jaga Hubungan di Kawasan

Jembatan Rp5,25 Triliun Hubungkan Batulicin - Kotabaru! Kalsel Siap Punya Jalan Baru 2028

Kemenpar Dorong Wisatawan Nusantara Naik Kereta Api, Pemandangannya Lebih Indah!

Tayang 22 Oktober, Film Layar Lebar Perdana Dmaz Brodjonegoro 'Beautiful Pain' Berkisah tentang Rumah Tangga Toksik

Pengadilan Filipina Perintahkan Tangkap Wapres Sara Duterte

Rekomendasi Seru Berakhir Pekan di Jakarta, Ada Pameran Flora Fauna hingga Permainan Tradisional di Setu Babakan

TikToker Vilmei Kena Apes, Saldo Akunnya Dikuras Mantan Karyawan, Polisi Sita Rp11,59 Juta dari Rekening Tersangka

Kebakaran Besar Hanguskan Lapak di Srengseng Jakbar, Tak Ada Korban Jiwa

Sambut Hari Pelanggan Nasional, KAI Yogya Bagi-bagi Cokelat dan Bunga ke Penumpang KA

Cuaca Akhir Pekan, Jakarta Cerah Berawan dari Pagi hingga Sore, Suhu Udara Mencapai 35° Celsius

Kualitas Udara Sarawak Tembus Level 'Berbahaya' Akibat Kabut Asap, Malaysia Deklarasikan Keadaan Darurat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.