Tayang 22 Oktober, Film Layar Lebar Perdana Dmaz Brodjonegoro 'Beautiful Pain' Berkisah tentang Rumah Tangga Toksik
Sabtu, 05 Sep 2026, 08:45 WIBJAKARTA - Film layar lebar perdana Dmaz Brodjonegoro, "Beautiful Pain", menggunakan pecahan kaca untuk menggambarkan hancurnya jiwa penyintas kekerasan dalam rumah tangga pada poster awal yang diluncurkan di Jakarta.
Poster film yang juga menandai debut Nikita Mirzani sebagai produser eksekutif itu langsung mengunci tanggal penayangannya 22 Oktober 2026.
"Berani keluar dan miskin dari nol jauh lebih mulia daripada bertahan dalam siksaan. Film ini sangat jujur, berani, dan bakal menampar kesadaran banyak orang pada 22 Oktober nanti," kata Nikita Mirzani mengenai "Beautiful Pain" dalam siaran pers rumah produksi Dapur Film di Jakarta, Kamis.
Aktor Baim Wong dan Raihaanun akan memerankan sepasang suami-istri yang biduk rumah tangganya terpecah-belah dalam film tersebut.
Selain drama pengkhianatan, Baim Wong yang karakternya menjadi pusat pusaran konflik emosional dalam film itu juga memperingatkan calon penonton bahwa karakter yang mereka mainkan bisa sangat berdampak secara psikologis.
"Karakter yang kami mainkan di sini sangat berbahaya secara psikologis. Menghadapi situasi rumah tangga seperti ini bukan hal fiktif, ini terjadi di sekitar kita setiap hari. Dinamika emosi di 'teaser' baru awalnya saja," kata Baim Wong.
Dalam materi promosi awal film tersebut, Raihaanun diperlihatkan mendekap erat kedua buah hatinya yang diperankan oleh Anantya Kirana dan Evano Zyan.
"Yang membuat film ini wajib dinanti, daya juangnya, bagaimana seorang perempuan bisa menemukan kekuatan paling dahsyat justru saat hidupnya dirampas habis," kata Dmaz Brodjonegoro.
Tampilan awal juga memperlihatkan bagaimana seorang istri memendam derita tak tertahankan akibat perlakuan sang suami.
Alih-alih bertahan dalam siklus kekerasan tersebut, sang ibu membuat keputusan berani dengan membawa pergi kedua anaknya demi memulai lembaran kehidupan baru dari nol dan menjaga kewarasan keluarganya.
Namun sutradara Dmaz Brodjonegoro membocorkan bahwa apa yang terlihat di permukaan, itu baru sebagian kecil dari ketegangan emosional yang tersimpan di dalam cerita.
Rumah produksi Dapur Film milik Hanung Bramantyo tercatat melibatkan sejumlah pemeran lain dalam ceritanya seperti Jajang C. Noer, Siti Fauziah, Tarra Budiman, Sha Ine Febriyanti, Dimas Aditya, dan Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani menambahkan, "Kalau kalian pikir ini cuma drama relasi suami isteri biasa, kalian salah besar. 'Beautiful Pain' menyuarakan luka riil jutaan perempuan yang dipaksa bungkam oleh sistem dan pasangan 'toxic'."
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pascagempa NTT, Kodam Udayana Kini Fokus Pulihkan Listrik hingga Akses Jalan di Wilayah Terdampak
-
Kemhan Pastikan Serah Terima Kapal Induk Garibaldi saat Berlabuh di Jakarta
-
KAI Commuter: Stasiun Karet Ditutup Mulai 1 September
-
Industri Gim Indonesia Bakal Makin Ngebut, Kemkomdigi Andalkan Strategi 3C
-
Indonesia Berhasil Meraih 12 Medali dari Asian Hapkido Championships 2026
-
Mahasiswa ITS Rancang Sanitary On The Go untuk Akses Sanitasi di Ruang Publik
-
Krisis Ceuta Picu Konflik, Spanyol Berlakukan Kontrol Perbatasan terhadap Italia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.