Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Status Gunung Anak Krakatau Level Siaga, Ribuan Warga Mengungsi

6 Jumat, 28 Des 2018, 00:04 WIB | Oleh:
Status Gunung Anak Krakatau Level Siaga, Ribuan Warga Mengungsi Status Gunung Anak Krakatau Level Siaga, Ribuan Warga Mengungsi Doc: AFP/ MOHD RASFAN
Ket. USAI DIEVAKUASI - Pengungsi beristirahat di pusat penampungan Kalianda, Lampung Selatan, Lampung, setelah dievakuasi dari Pulau Sebesi, pasca bencana tsunami 22 Desember 2018 yang disebabkan aktivitas Gunung Anak Krakatau, Kamis (27/12). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian ESDM mengumumkan status Gunung Anak Krakatau menjadi level siaga dari sebelumnya level waspada.

>>Warga diminta tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 km dari kawah.

>>Sebanyak 500 orang warga Pulau Sebesi, Lampung Selatan, dievakuasi ke Bandarlampung.

KALIANDA - Sekitar seribu warga pesisir Pantai Teluk Kiluan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, mengungsi ke pegunungan setelah mendengar status Gunung Anak Krakatau dinaikkan jadi level III. Apalagi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian ESDM, mengumumkan masyarakat tidak diperbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 km dari kawah.

PVMBG juga mengingatkan saat hujan abu turun, masyarakat diminta untuk mengenakan masker dan kacamata bila beraktivitas di luar rumah. Selain itu, masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung diminta untuk tetap tenang dan dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

"Hari ini ribuan warga mengungsi, ada yang di pegunungan, kebun, dan rumah sanak familinya yang berada di dataran tinggi," kata Kepala Pekon (Kampung) Teluk Kiluan, Kadek, saat dihubungi dari Lampung Selatan, Kamis (27/12).

Ia menambahkan, umumnya yang mengungsi pada siang adalah anak-anak dan ibu-ibu. Untuk laki-laki sendiri masih berjaga di sekitar pantai sambil waspada melihat gelombang laut. Dia menyebutkan bahwa stok logistik yang ada saat ini bertahan sampai dua hari ke depan. Dia meminta kepada pemerintah terkait agar dikirimkan logistik untuk mencukupi kebutuhan para pengungsi.

Sementara itu, sekitar 500 orang warga dari Pulau Sebesi, yang berada dekat dengan gugusan Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, yang semula sebagian masih menolak, akhirnya berhasil dievakuasi untuk diungsikan ke lokasi penampungan di Kalianda.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, I Ketut Sukerta, di Kalianda, Kamis malam, mengatakan sebanyak hampir 500 orang warga Pulau Sebesi itu berhasil dievakuasi menggunakan kapal TNI AL untuk dibawa ke Pelabuhan Panjang, Bandarlampung.

Sebelummya, Badan Meteorologi, Klomatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat tetap tenang, namun mewaspadai peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau menyusul peningkatan status gunung api dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) mulai Kamis pukul 06.00 WIB.

Imbauan itu sehubungan informasi Badan Geologi mengenai peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level II ke Level III serta peringatan kewaspadaan potensitsunami di wilayah Pantai Selat Sunda dalam radius 500 meter hingga satu kilometer.

Sebelumnya, pada Rabu (26/12), dilaporkan terjadi hujan abu vulkanik di beberapa wilayah, yakni di Cilegon, Anyer, dan Serang. Terkait potensi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau, Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) menunjukkan hampir seluruh tubuh Gunung Anak Krakatau yang berdiameter kurang lebih 2 km merupakan kawasan rawan bencana.

Potensi bahaya dari aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini adalah lontaran material pijar, aliran lava dari pusat erupsi dan awan panas yang mengarah ke selatan. Sedangkan sebaran abu vulkanik tergantung dari arah dan kecepatan angin.

Pada tanggal 26 Desember 2018, letusan berupa awan panas dan surtseyan. Awan panas ini yang mengakibatkan adanya hujan abu termasuk yang terekam pada 26 Desember 2018 jam 17.15 WIB. Dari Pos Kalianda, jam 12 malam melaporkan suara gemuruh dengan intensitas tinggi.

Pencarian Korban

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.