
AS Jual Senjata setelah Maroko Buka Hubungan dengan Israel
Foto: Foto: IstimewaWASHINGTON DC - Pemerintahan Presiden Trump setuju penjualan senjata senilai satu miliar dollar AS atau sekitar 14,1 triliun rupiah kepada Maroko pada Jumat (11/12), sehari setelah Maroko melakukan normalisasi diplomatik dengan Israel.
Senjata yang dibeli Maroko itu terdiri dari empat drone buatan Amerika Serikat, serta amunisi berpemandu presisi.
AS menunggu rekomendasi Kongres untuk merealisasikan penjualan senjata itu.
Mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui kesepakatan itu, menyebutkan pemerintahan Trump telah mengirim pemberitahuan kepada Kongres tentang penjualan senjata itu.
Di bawah undang-undang ekspor senjata Amerika Serikat, anggota Kongres dapat memblokir penjualan semacam itu dengan menawarkan resolusi ketidaksetujuan, tetapi sumber mengatakan penjualan senjata itu diharapkan terjadi.
Maroko adalah negara Arab keempat yang setuju untuk menormalisasi hubungan dengan Israel atas perintah pemerintahan Trump setelah Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan.
Dengan Bhutan
Sementara itu, Israel juga resmi menjalin hubungan diplomatik dengan Bhutan pada Sabtu, dua hari setelah kesepakatan normalisasi hubungan Israel dengan Maroko.
Perjanjian tersebut ditandatangani dalam sebuah upacara di kediaman Duta Besar Israel untuk India Ron Malka, dengan Duta Besar Bhutan untuk India Mayor Jenderal Vetsop Namgyel.
Motif normalisasi negara Himalaya mayoritas Buddha, yang bertetangga dengan India itu, tampaknya tidak terkait dengan perjanjian yang disponsori AS dengan negara-negara Arab dan Muslim.
Para pejabat Israel menilai normalisasi hubungan diplomatik dengan sejumlah negara itu merupakan bukti bahwa penerimaan atas kedaulatan Israel semakin meningkat di luar negeri.
"Lingkaran pengakuan Israel tumbuh dan berkembang. Pembentukan hubungan antara kami dan Kerajaan Bhutan akan menjadi tonggak penting dalam memperdalam hubungan Israel di Asia," kata Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi.
Bhutan bergantung pada India untuk pedoman kebijakan luar negeri dan pertahanannya sampai perjanjian persahabatan direvisi pada tahun 2007. Bhutan memelihara hubungan diplomatik dengan sekitar 53 negara.
"Pembentukan hubungan diplomatik (akan) menciptakan jalan baru untuk kerja sama antara kedua negara dalam pengelolaan air, teknologi, pengembangan sumber daya manusia, ilmu pertanian dan bidang lain yang saling menguntungkan," menurut siaran pers bersama di situs web kementerian luar negeri Bhutan. n SB/AFP/P-4
Redaktur: Khairil Huda
Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S
Tag Terkait:
Berita Trending
- 1 Harga BBM di SPBU Vivo Turun, Pertamina, BP dan Shell Stabil
- 2 RI Perkuat Komitmen Transisi Energi Lewat Kolaborasi AZEC
- 3 Terkenal Kritis, Band Sukatani Malah Diajak Kapolri Jadi Duta Polri
- 4 Akademisi: Perlu Diingat, Kepala Daerah yang Sudah Dilantik Sudah Menjadi Bagian dari Pemerintahan dan Harus Tunduk ke Presiden
- 5 Pangkas Anggaran Jangan Rampas Hak Aktor Pendidikan