
Jorge Martin Absen di Seri Pembuka MotoGP 2025
Reaksi pebalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin, saat hari pertama tes pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 5 Februari 2025. Jorge Martin akan melewatkan balapan pertama musim ini, akhir pekan ini di Thailand.
Foto: MOHD RASFAN/AFPPARIS - Juara dunia MotoGP 2024, Jorge Martin, dipastikan tidak akan tampil di balapan pembuka musim 2025 di Thailand setelah mengalami cedera serius akibat kecelakaan.
Pada Selasa (25/2), tim Aprilia mengumumkan bahwa pembalap asal Spanyol tersebut mengalami beberapa patah tulang setelah terjatuh, yang semakin memperparah kondisi fisiknya menjelang musim baru.
Martin, yang baru saja bergabung dengan Aprilia setelah meraih gelar juara dunia bersama Pramac Ducati tahun lalu, mengalami patah tulang di tangan kiri serta tumitnya. Insiden ini terjadi hanya beberapa pekan setelah dia mengalami cedera serupa dalam uji coba pramusim di Malaysia. Saat itu dia mengalami patah tangan kanan dan kaki akibat kecelakaan hebat di tikungan 2 Sirkuit Sepang.
- Baca Juga: Sociedad Percaya Diri Atasi Real Madrid
- Baca Juga: Bali United Tunduk dari Barito Putera dengan Skor 3-1
Menurut pernyataan resmi Aprilia, Martin akan menjalani operasi di Barcelona pada Rabu (26/2) dan akan absen dalam Grand Prix Thailand di Sirkuit Internasional Chang, Buriram. Tim juga menegaskan bahwa perkiraan waktu pemulihannya baru bisa dipastikan setelah operasi dilakukan.
“Jorge Martin mengalami patah tulang kompleks pada radius, beberapa tulang karpal di sisi kiri, serta patah tulang kalkaneus ipsilateral pada tangan kiri selama sesi latihan,” demikian pernyataan tim Aprilia.
“Setelah berkonsultasi dengan ahli bedah, diputuskan untuk melakukan operasi yang akan dilaksanakan besok (Selasa) di Klinik Dexeus, Barcelona, untuk menstabilkan patah tulang pada radius dan skafoid kiri. Martin akan absen pada Grand Prix Thailand, dan waktu pemulihan akan ditentukan setelah operasi.”
Martin terlempar dari motor Aprilia-nya pada tikungan kedua di sirkuit Sepang pada 5 Februari, setelah sebelumnya selamat tanpa cedera dari kecelakaan lain.
Pembalap berusia 27 tahun tersebut menghabiskan 24 jam di bawah pengawasan di rumah sakit Sepang sebelum terbang ke Barcelona untuk menjalani operasi yang sukses dua hari kemudian.
Pada akhir pekan lalu, sempat dilaporkan bahwa Martin akan siap untuk kembali ke grid dalam balapan pembukaan musim di Sirkuit Buriram, Thailand, namun rencana itu kini hancur akibat kemunduran terbaru ini.
Martin pindah ke tim pabrikan Aprilia dengan kontrak dua tahun senilai jutaan dollar setelah memenangkan kejuaraan 2024 bersama Pramac Ducati. Pramusim Martin kali ini penuh dengan kesulitan, hanya menyelesaikan 13 putaran di Sepang sebelum kehilangan kendali atas motornya dan terlempar tinggi ke udara, mendarat keras di kaki kirinya, sebelum kepalanya membentur aspal.
- Baca Juga: AS Roma Merangkak Naik Usai Membantai Monza
- Baca Juga: Meilysa/Rachel ke Babak Kedua German Open
Cedera terbaru ini menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi Martin sejak kepindahannya ke Aprilia. Padahal, banyak yang menantikan kiprahnya bersama tim barunya setelah keberhasilannya mengalahkan Francesco Bagnaia dalam perebutan gelar juara musim lalu. ben/AFP/I-1
Berita Trending
- 1 Harga BBM di SPBU Vivo Turun, Pertamina, BP dan Shell Stabil
- 2 Terkenal Kritis, Band Sukatani Malah Diajak Kapolri Jadi Duta Polri
- 3 RI Perkuat Komitmen Transisi Energi Lewat Kolaborasi AZEC
- 4 Akademisi: Perlu Diingat, Kepala Daerah yang Sudah Dilantik Sudah Menjadi Bagian dari Pemerintahan dan Harus Tunduk ke Presiden
- 5 Pangkas Anggaran Jangan Rampas Hak Aktor Pendidikan
Berita Terkini
-
Akselerasi PSR, Rekomtek Petani Binaan PTPN IV PalmCo Tembus 13 Ribu Hektar Setahun
-
Raya HUT, Produk Teh Ini Gelar Acara Heboh di Tasikmalaya
-
Cleofest dan Roccomunity, Bangun Ikatan Bersama Hewan Kesayangan
-
Wamendikdasmen Tegaskan Guru PPPK Bisa Mengajar di Swasta
-
Efisiensi Anggaran Harus Perhatikan Industri Pers