Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Minta Ganti Untung Lahan UIII

📅 Kamis, 01 Feb 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Minta Ganti Untung Lahan UIII Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Sekretaris Paguyuban Kampung Bojong Malaka Kasno ketika menunjukkan surat-surat.

DEPOK - Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Depok diminta membayar ganti rugi lahan milik warga Kampung Bojong Malaka, Kota Depok. Ahli waris menuntut ganti untung atas lahan tanah yang telah dibangun gedung kampus UIII. Apalagi kampus telah menerima pendaftaran mahasiswa baru dari berbagai negara.

Sekretaris Paguyuban Kampung Bojong Malaka, Kasno, Selasa, mengatakan kampus UIII berdiri di tanah adat yang jelas ada surat-surat resminya. "UIII sudah menerima mahasiswa baru. Sementara itu, kampus belum diresmikan. Kami sebagai ahli waris pemilik tanah berharap, ganti untung segera dibayar," kata Kasno.

Lebih jauh Kasno menjelaskan gedung kampus UIII dibangun di atas lahan tanah adat oleh Kementerian Agama seluas 110 hektare. Tanah adat itu memiliki surat-surat kepemilikan. Tanah dimiliki warga Kampung Bojong Malaka. Semua surat resmi adanya.

"Kami dapat mempertanggungjawabkan secara moral dan hokum. Secara de facto dan de jure bisa dibuktikan dengan Leter C tahun 1965," kata Kasno. Lalu Kasno menambahkan, ada surat keterangan dari pemerintah desa waktu itu yang kini ada di kelurahan. "Kemudian ada pernyataan dari notaris. Maka hal tersebut tidak diragukan lagi lahan yang dibangun UIII saat ini milik warga sah secara hukum," tandasnya.

Maka dari itu, dia minta Kementerian Agama dan Kementerian ATR saling berkoordinasi agar hak masyarakat bisa dikembalikan. Kasno juga berharap Presiden Jokowi melihat persoalan ini. Dia minta agar Presiden memerintahkan kepada bawahan menyelesaikan hak masyarakat atas lahan yang digunakan kampus UIII.

Kasno juga mengatakan tahun 2018 muncul sertifikat tanah dengan nomor 002 atas nama Kementerian Agama seluas 142 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.