Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Masukkan Robert F Kennedy Jr dalam Tim Transisinya

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Trump Masukkan Robert F Kennedy Jr dalam Tim Transisinya Doc: Olivier TOURON/AFP
Ket. Donald Trump (kanan) bersama Robert F Kennedy Jr.

WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, secara resmi memasukkan Robert F Kennedy Jr dan mantan anggota parlemen Tulsi Gabbard dalam tim transisinya, menyusul dukungan mereka baru-baru ini terhadap pencalonan Trump.

"Seiring dengan meluasnya koalisi pendukung dan pemberi dukungan bagi Calon Presiden Trump yang melampaui garis partai, kami bangga Robert F Kennedy Jr dan Tulsi Gabbard telah ditambahkan ke dalam tim transisi Trump/Vance," kata juru bicara kampanye Trump, Brian Hughes, dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh beberapa media AS.

"Kami berharap suara-suara mereka yang kuat dapat bergabung dalam tim saat kami berupaya memulihkan kejayaan Amerika Serikat," tambah pernyataan tersebut. Seperti dikutip dari Antara, Kennedy dan Gabbard yang sebelumnya calon kandidat dari Partai Demokrat, baru-baru ini menyatakan dukungannya untuk Trump. Kennedy mengumumkan minggu lalu bahwa ia mengakhiri kampanye jangka panjangnya untuk pemilihan presiden 2024, dengan menjanjikan dukungannya kepada calon dari Partai Republik, Donald Trump.

Sikat Tegas

Kennedy menyampaikan sikap dengan tegas menyatakan mendukung Trump. "Saya mendukung Donald Trump," kata Kennedy dalam pidato kepada rakyat dari Phoenix, Arizona, di wilayah Barat Daya AS. "Saya tidak lagi percaya bahwa saya memiliki jalan yang realistis menuju kemenangan pemilu dalam menghadapi penyensoran dan kontrol media yang kejam dan sistematis ini," katanya.

Sebelumnya, Kennedy membahas potensi peran yang mungkin dalam pemerintahan dengan calon dari Partai Republik Donald Trump, lapor The Washington Post. Kennedy membahas kemungkinan mengambil posisi dalam potensi kedua pemerintahan Trump, serta kemungkinan mendukung mantan presiden tersebut.

Peran Kennedy dalam pemerintahan Trump akan berfokus pada isu kesehatan dan medis, kata laporan itu. Namun, pembicaraan antara Kennedy dan Trump tidak berakhir dengan kesepakatan, mengingat adanya keprihatinan tentang menjanjikan peran dalam pemerintahan sebagai imbalan atas dukungan.

Pekan lalu, Kennedy dan Trump juga membahas persatuan nasional, setelah upaya pembunuhan terhadap Trump, tetapi kampanye Kennedy mengatakan dia tidak berniat keluar dari pemilihan presiden 2024.

Upaya pembunuhan tersebut mendorong Trump untuk meminta pemerintahan Biden memberikan perlindungan Dinas Rahasia AS kepada Kennedy, yang sebelumnya telah ditolak oleh mereka. Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Alejandro Mayorkas, kemudian mengatakan bahwa Presiden AS, Joe Biden, memberi arahan agar Dinas Rahasia melindungi Kennedy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.