Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sistem Logistik Perkotaan Akan Dibenahi

📅 Kamis, 30 Sep 2021, 09:32 WIB | Oleh:
Sistem Logistik Perkotaan Akan Dibenahi Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah berencana membenahi sistem logistik perkotaan di Indonesia menjadi lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi serta ramah lingkungan. Pembenahan tersebut diharapkan dapat menurunkan biaya logistik nasional.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, biaya logistik di Indonesia pada 2020 termahal di kawasan ASEAN, yaitu mencapai 23,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Dari jumlah tersebut, sebanyak 8,5 persen disumbangkan oleh transportasi darat.

"Untuk itu, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait untuk bersama-sama berkolaborasi menciptakan sistem logistik perkotaan yang lebih baik ke depannya. Hal ini kita lakukan dengan tujuan dapat menurunkan biaya logistik di Tanah Air," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Jakarta, Rabu (29/9).

Dia menambahkan pertumbuhan layanan logistik dan kendaraan barang di daerah perkotaan ikut memperburuk kondisi jalan raya sehingga menciptakan kemacetan lalu lintas. Tak hanya itu, kondisi tersebut juga berkontribusi pada kerusakan lingkungan perkotaan secara keseluruhan.

Permasalahan lainnya, lanjut Budi, kemudahan dan manfaat yang ditawarkan melalui belanja e-commerce turut memicu dampak negatif kualitas hidup di perkotaan dengan adanya berbagai aktivitas logistik perkotaan. Hal itu memicu tingginya mobilitas kendaraan di jalan raya perkotaan mulai angkutan motor hingga truk angkutan sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas dan juga adanya pelanggaran dimensi kendaraan angkutan barang.

"Selain itu, kontribusi angkutan barang terhadap memburuknya lingkungan perkotaan pun semakin nyata. Kebisingan atau polusi suara di perkotaan juga menjadi salah satu produk sampingan dari angkutan barang yang patut mendapat perhatian," katanya.

Target Penurunan

Sementara itu, Kepala BPTJ Polana B Pramesti mengatakan beberapa program pembenahan sistem logistik di darat telah digagas dan tertuang di dalam Rencana Induk Transportasi Jabodetabek. Program ini menargetkan penurunan biaya logistik menjadi 20 persen dari produk domestik bruto (PDB).

"Karena itu, BPTJ membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dan sektor, termasuk berbagai perubahan lingkungan strategis yang mempengaruhi logistik perkotaan, diantaranya revolusi industri 4.0 telah menciptakan tren baru dalam berbelanja yang mulai jamak dipraktekkan oleh kaum urban," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Pemkot Tangerang Perkuat Im...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.