Logo

Follow Koran Jakarta di Sosmed

  • Facebook
  • Twitter X
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Threads

© Copyright 2025 Koran Jakarta.
All rights reserved.

Rabu, 26 Feb 2025, 19:45 WIB

SIG Terima Penghargaan 2 Green Leadership, 3 PROPER Emas, dan 5 PROPER Hijau dari KLH

SIG dan anak usahanya meraih dua Green Leadership, tiga PROPER Emas, dan lima PROPER Hijau pada ajang penghargaan PROPER 2024 di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Senin (24/2).

Foto: istimewa

JAKARTA - PT Semen Indonesia (SIG) mendapat penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

SIG dan anak usahanya dianugerahi tiga PROPER Emas dan lima PROPER Hijau karena dinilai memiliki kinerja di atas yang dipersyaratkan dengan hasil kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik. Berhasil lampaui capaian tahun lalu dengan dua PROPER Emas, kali ini SIG Group menambah jumlah menjadi tiga PROPER Emas yang masing-masing diraih oleh Pabrik Tuban, Jawa Timur (SIG), serta dua Pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yaitu di Cilacap, Jawa Tengah dan di Lhoknga, Aceh.

Sementara itu, PROPER Hijau diraih oleh Pabrik Indarung (PT Semen Padang), Pabrik Pangkep (PT Semen Tonasa), Pabrik Rembang (PT Semen Gresik), PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Tuban, serta pabrik PT Semen Baturaja Tbk. Prestasi membanggakan tersebut tak lepas dari komitmen dan visi kepemimpinan Direktur Utama SIG, Donny Arsal yang pada akhirnya mengantarkannya menerima penghargaan Green Leadership Utama. Direktur salah satu anak usaha yaitu PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Asri Mukhtar, juga menerima penghargaan Green Leadership Madya.

Donny Arsal merasa bersyukur atas capaian tersebut dan mendedikasikan penghargaan tersebut kepada semua stakeholder perusahaan yang memberikan kontribusi terbaiknya, sehingga SIG menjadi perusahaan dari industri bahan bangunan dengan PROPER Emas terbanyak.

Prestasi ini makin memantapkan SIG memimpin transformasi industri bahan bangunan menuju ekonomi hijau, yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, serta kesejahteraan sosial.

“Penghargaan PROPER tahun 2024 dari KLH merupakan apresiasi pemerintah atas hasil kerja kolektif manajemen dan seluruh karyawan SIG, dukungan dari Dewan Komisaris, serta kolaborasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan. Pencapaian ini tentunya semakin memotivasi kami untuk selalu menjalankan operasional berkelanjutan berdasarkan prinsip prosperity, people dan planet,” kata Donny.

Donny menambahkan, berprinsip pada tiga pilar berkelanjutan, SIG mengusung program-program andalan salah satunya Ecopark Kambangsemi di Tuban, Jawa Timur, sebuah lahan pascatambang yang ditransformasi dan dimanfaatkan sebagai sarana wisata edukasi pertanian, peternakan, dan perikanan.

Pengembangan Ecopark Kambangsemi diperluas dengan pemanfaatan limbah tongkol jagung sebagai bahan bakar alternatif untuk membantu menurunkan emisi karbon dalam proses produksi semen.

Selain itu, di Cilacap, Jawa Tengah, pabrik yang dioperasikan oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk mengintegrasikan kelompok rentan dengan ekosistem ekonomi sirkular.

Program ini memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan dengan mengolah sampah menjadi produk upcycled dan pemanfaatan kembali sebagai bahan bakar alternatif Refused-Derived Fuel (RDF).

Selain berdampak positif terhada lingkungan, program ini juga berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui penjualan produk upcycle.

Sementara itu, di Lhoknga, Aceh, PT Solusi Bangun Andalas menjalankan Program Solusi Bersama Jaga Ekosistem Pesisir dan Laut Bebas Sampah yang menjadi solusi masalah limbah kelapa yang menumpuk.

Limbah kelapa diproses menjadi cocofiber, yaitu produk bernilai yang dapat digunakan menjadi filtrasi air. Produk ini membantu efisiensi penggunaan air khususnya ketika musim kemarau melanda.

Limbah kelapa juga diolah menjadi cocopeat yang digunakan sebagai media tanam kelompok tani di daerah tersebut. “Selain membantu perusahaan mendapatkan bahan bakar alternatif dan melindungi lingkungan dari dampak negatif akibat limbah tongkol jagung yang tidak terkelola dengan baik, program ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi para petani,” katanya.

“Dengan menggunaan limbah tongkol jagung sebagai bahan bakar alternatif, SIG berpotensi menurunkan biaya bahan bakar mencapai 947 juta rupiah per tahun, serta membantu Perusahaan mereduksi CO 2 dari proses produksi semen hingga 4.416 ton CO2 per tahun,” ujar dia.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

Tag Terkait:

Bagikan:

Portrait mode Better experience in portrait mode.