Satuan Pendidikan Aman Bencana Disosialisasikan
Sosialisasi SPAB dan Destana di delapan Kabupaten/kota guna mitigasi bencana yang digelar BPBD Provinsi Banten.
Foto: ANTARA/Lukman FauziLEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten melakukan sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) serta Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana). Hal ini dalam rangka kewaspadaan terjadinya bencana di delapan kabupaten/kota setempat.Demikian disampaikan Fungsional Analis kebencanaan BPBD Provinsi Banten, Sukma Wijaya, usai melaksanakan sosialisasi di Serang, ituRabu (28/9).
Menurutnya, tujuan kegiatan tersebut agarmasyarakat dan pendidik atau pelajar memahami bagaimana penanggulangan bencana di tempat mereka. Langkah ini penting agar siap bencana meluas. Maka kalau terjadi berbagai bencana alam dapat cepat teratasi dan meminimalkan korban.
Sosialisasi SPAB tersebut dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, M.Tranggono,dan dihadiri beberapa pemangku kepentinganterkait. Dalam upaya memberikan pengetahuan dan pemahaman terhadap masyarakat, BPBD melakukan sosialisasi ke beberapa titik desa/kelurahan di masing-masing kabupaten/kota di Banten guna kewaspadaan serta mengurangi ancaman bencana.
- Baca Juga: Jakarta Kembali Rekayasa Cuaca
- Baca Juga: Depok Perkuat Ideologi Pancasila dan Kebangsaan
Menurutnya, sosialisasi juga merupakan bentuk peningkatan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dan kearifan lokal untuk pengurangan risiko bencana di Banten. Ini perlu dilakukan karena belakangan cukup sering terjadi bencana dengan berbagai bentuk seperti banjir, tanah longsor atau tanah bergerak.
"Dari Maret kemarin sudah kita lakukan mitigasi, sosialisasi, koordinasi, informasi, dan edukasi," kata Sukma.Dalam memasuki musim hujan saat ini, pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya meminimalkan dampak bencana serta berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.
Sejauh ini, kata dia, pemahaman masyarakat terhadap mitigasi kebencanaan dinilai masih rendah.Oleh sebab itu, pihaknya terus mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan akan adanya banjir.
"Bukan hanya BPBD saja, melainkan pemangku kepentingan yang lain, perangkat desa, termasuk media harus melakukan mitigasi bencana terhadap masyarakat," jelasnya. Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Tag Terkait:
Berita Trending
- 1 Pemerintah Konsisten Bangun Nusantara, Peluang Investasi di IKN Terus Dipromosikan
- 2 Kejati Selidiki Korupsi Operasional Gubernur
- 3 Presiden Prabowo Meminta TNI dan Polri Hindarkan Indonesia jadi Negara yang Gagal
- 4 Lestari Moerdijat: Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Inklusif Harus Segera Diwujudkan
- 5 Pertamina Siapkan Akses Titik Pangkalan Resmi Pembelian LPG 3 Kg Terdekat
Berita Terkini
- Tayang 6 Februari 2025, Film Petaka Gunung Gede Angkat Kisah Nyata yang Sempat Viral
- Simak! Ini 7 Strategi Trading Selama Periode Konsolidasi Pasar yang Harus Diketahui
- Teman Baru untuk Kelelawar Paling Kesepian di Inggris
- Pertamina Bangun 159 Desa Energi Berdikari Dukung Swasembada Energi dan Pangan
- PT TWC terus berupaya hadirkan pengalaman berkesan bagi wisatawan