Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia Hujani Fasilitas Energi Ukraina dengan Serangan Rudal dan Drone

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 08:35 WIB | Oleh:
Russia Hujani Fasilitas Energi Ukraina dengan Serangan Rudal dan Drone Doc: CBS/Layanan Kepresidenan Ukraina
Ket. Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di fasilitas infrastruktur energi yang rusak akibat serangan rudal Russia terhadap Ukraina di lokasi yang dirahasiakan di Ukraina, 22 Oktober 2022.

MOSKOW - Russia meluncurkan gelombang rudal dan pesawat tak berawak ke fasilitas energi Ukraina pada hari Rabu (15/1), mengintensifkan kampanye pengeboman yang telah berlangsung selama berbulan-bulan di saat perang Ukraina yang genting.

Serangan itu terjadi sehari setelah Kyiv mengatakan telah melakukan serangan udara terbesarnya terhadap pabrik-pabrik tentara RusSia dan pusat-pusat energi ratusan kilometer dari garis depan.

Angkatan udara Ukraina mengatakan Russia meluncurkan 43 rudal jelajah dan balistik serta 74 pesawat serang tanpa awak dalam serangan itu, yang menargetkan sejumlah lokasi terutama di Ukraina barat.

Oleksandra Komuna, seorang penduduk lanjut usia di desa Sknyliv, Ukraina barat, berada di rumah saat serangan terjadi ketika lampu dan plester mulai berjatuhan.

"Semua pintu dan jendela hancur, semuanya hancur. Mobil rusak, dan atapnya rusak. Ada retakan di mana-mana," katanya kepada AFP. "Ini benar-benar bencana."

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky segera mengutuk serangan tersebut dan meminta bantuan keamanan yang lebih kuat dari sekutu di luar negeri.

"Serangan besar Russia lainnya. Saat ini tengah musim dingin, dan target Rusia tetap sama: sektor energi kita," tulisnya di media sosial.

Kementerian Pertahanan Russia mengonfirmasi dalam pengarahan harian bahwa pasukannya telah melakukan serangan "presisi tinggi" terhadap fasilitas energi yang "mendukung kompleks industri militer Ukraina".

Ia juga mengulangi klaim bahwa semua target yang ditunjuk telah diserang.

Namun, angkatan udara Ukraina menyatakan telah menembak jatuh 30 rudal dan 47 pesawat tak berawak, sementara Perdana Menteri Denys Shmygal menyatakan serangan Rusia telah "gagal".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.