Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polusi Memacu Peningkatan Klaim Kesehatan dari ISPA

📅 Jumat, 25 Agu 2023, 00:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Polusi Memacu Peningkatan Klaim Kesehatan dari ISPA Doc: Sumber: Dinas Kesehatan DKI Jakarta - KORAN JAKART

JAKARTA - Polusi udara di wilayah Jabodetabek dalam beberapa waktu terakhir dinilai sebagai pemicu meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) akhir-akhir ini.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyatakan tren peningkatan klaim kesehatan akhir-akhir ini banyak diajukan oleh pemegang polis dengan keluhan ISPA.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon, saat memaparkan kinerja semester I-2023 industri asuransi jiwa di Jakarta, Kamis (24/8), mengatakan adanya kesamaan pola kenaikan klaim pada perusahaan-perusahaan asuransi jiwa yang berkaitan dengan kualitas udara di Ibu Kota akhir-akhir ini yang masuk pada kategori buruk dan tidak sehat.

Sebelumnya, jelas Budi, kasus ISPA pada 2021 lalu hanya berada di posisi top 15 penyakit yang diajukan klaimnya oleh pemegang polis. Saat ini, ISPA menjadi penyakit nomor 1 atau yang paling banyak mendapat pengajuan klaim.

"Sebelumnya di tahun 2021 berada di top 15, kemudian semakin menanjak di tahun 2022 menjadi posisi 4 dan saat ini berada di posisi puncak," kata Budi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Marketing dan Komunikasi AAJI, Novita Rumngangun, mengatakan di antara beberapa klaim dalam asuransi jiwa, kenaikan terjadi pada klaim kesehatan yang meningkat sebanyak 35,3 persen menjadi 9,39 triliun rupiah pada semester I-2023, dibanding periode yang sama tahun 2022 dengan nilai klaim kesehatan 6,94 triliun rupiah.

"Dampak polusi ini tentunya ada kaitannya dan berdampak juga terhadap klaim kesehatan," kata Novita.

Dia mengakui belum ada angka yang jelas secara keseluruhan industri, namun menurutnya, terdapat tren peningkatan klaim kesehatan yang salah satunya disebabkan ISPA.

Sebagai contoh, di salah satu perusahaan asuransi di Indonesia melaporkan data klaim kesehatan yang menunjukkan bahwa ISPA merupakan penyakit dengan jumlah pengajuan klaim tertinggi yakni mencapai 9.300 kasus pada periode Januari sampai Mei 2023.

Perusahaan asuransi tersebut menerima 760 pengajuan klaim terkait rawat inap, 8.181 pengajuan klaim terkait rawat jalan, serta 416 pengajuan klaim terkait kategori lainnya dengan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

"Peningkatan paling tinggi terdapat pada pembayaran klaim asuransi kesehatan perorangan yang mencapai 5,89 triliun rupiah atau naik 36,1 persen," kata Novita.

Sulit Dikendalikan

Berdasarkan data IQAir, selama sepekan ini tercatat kualitas udara di DKI Jakarta pada Senin (21/8) di level 147 (tidak sehat bagi kelompok sensitif ), pada Selasa (22/8) di level 158 (tidak sehat), pada Rabu (23/8) di level 155 (tidak sehat), dan pada Kamis (24/8) di level 156 (tidak sehat).

Pengamat ekonomi dari Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Esther Sri Astuti, mengatakan kenaikan klaim kesehatan selain karena kualitas udara yang buruk juga karena perubahan cuaca, dan lainnya. "Kalau karena kualitas udara dan perubahan cuaca lebih sulit dikendalikan dan diperbaiki," ungkap Esther

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.