Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Kinerja BUMN

PLN Tolak Segala Bentuk Gratifikasi

Foto : KORAN JAKARTA/FREDRIKUS W SABINI

FORUM KOLABORASI | General Manajer PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Doddy B Pangaribuan (kiri) menyematkan PIN kepada salah satu mitra PLN dalam acara Multi Stakeholder Forum Kolaborasi dalam Implementasi SNI ISO 37001:2016 SMAP di Jakarta, Rabu (28/9).

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) menegaskan komitmennya menolak segala bentuk gratifikasi. Bentuk keseriusannya, BUMN keliatrikan itu menggelar acara Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) PT. PLN Persero di Gedung Pertemuan Graha Corpu PLN Pusdiklat Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (28/9).

General Manajer PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Doddy B Pangaribuan memaparkan, belakangan ini banyak keluhan dari pelanggan bahwa petugas PLN sudah tidak mau menikmati suguhan makanan atau minuman yang disajikan pelanggan begitu ada pemasangan listrik baru.

"Memang faktanya begitu, bahwa secara aturan makan dan minum termasuk gratifikasi yang tidak perlu dilaporkan, tetapi kami-kan punya etika yang harus dijaga. Bukan hanya petugas PLN tetapi yang bermitra dengan PLN pun demikian," ungkap Doddy dalam acara Multi Stakeholder Forum Kolaborasi dalam Implementasi SNI ISO 37001:2016 SMAP di Jakarta, Rabu (28/9).

Doddy menambahkan menerima makanan dan minuman itu secara etika tidak dibolehkan karena di situlah ada kesempatan terjadinya gratifikasi. "Begitu ngobrol berapa menit, potensi penyuapan itu ada. PLN membudayakan penolakan gratifikasi mulai dari hal sekecil itu. Dampaknya, laporan terkait gratifikasi di internal PLN kian menurun. Dalam tahun ini misalnya hanya tiga atau lima laporan. Itupun tergolong gratifikasi yang tidak perlu dilaporkan," ucapnya.

Lalu, kenapa kegiatan yang melibatkan Multi stakeholder kemarin penting karena kampanye atau gerakan anti korupsi ini tidak bisa sendirian, bukan hanya PLN internal saja melainkan seluruh pihak. Eksternal juga harus diberikan awarness, sehingga dengan gerakan bersama-sama ini nanti indeks persepi korupsi secara nasional dapat membaik.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Fredrikus Wolgabrink Sabini

Komentar

Komentar
()

Top