
PGRI Usul UN Kembali Digelar tanpa Jenjang SD
Foto: M. Ma'rufJAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi, mengusulkan agar Ujian Nasional (UN) kembali digelar. Meski demikian, penyelenggaraannya tidak untuk jenjang sekolah dasar (SD).
“SD nggak ya. Kami nggak setuju (UN) kalau SD. Jadi hal-hal yang positif harus kita utamakan,” ujar Unifah, kepada Koran Jakarta, Rabu (4/12).
Dia menyebut, UN bisa dilaksanakan untuk jenjang SMP dan SMA sebab pembelajaran SD merupakan wajib belajar. Menurutnya, posisi UN penting agar terintegrasi dengan kenaikan jenjang SMP ke SMA serta untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, terutama bagi pelajar yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.
“Kan malu kalau sekarang mereka tidak bisa diterima di luar negeri karena kita tidak punya dasar (nilai). Kan begitu kan. Jadi bagi kami sih yang utama adalah bagaimana dampaknya bagi masa depan bangsa,” jelasnya.
Unifah mengungkapkan, jika kembali digelar, UN jangan menjadi satu-satunya syarat kelulusan. Menurutnya, UN selain berfungsi sebagai pemetaan kualitas pendidikan bisa juga memotivasi daya belajar peserta didik.
“(UN) tetap saja salah satu bagian dari unsur untuk kelulusan. Bagian dari unsur. Karena yang menentukan kelulusan adalah guru,” tuturnya.
Celah Kecurangan
Secara terpisah, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Itje Chodidjah, mengatakan celah kecurangan dalam UN sangat besar dan terstruktur. Kecurangan mulai dari kebocoran soal hingga jual-beli kunci jawaban kepada siswa.
- Baca Juga: Indonesia Bisa Terapkan Sistem Pemilu Campuran
- Baca Juga: Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Bali
Dia melanjutkan, kondisi kemampuan dan kualitas pendidikan di Indonesia tidak merata. Menurutnya, tidak boleh ada alat ukur seperti UN yang mengharuskan siswa memiliki kemampuan yang sama di seluruh Indonesia. ruf/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Tag Terkait:
Berita Trending
- 1 Terkenal Kritis, Band Sukatani Malah Diajak Kapolri Jadi Duta Polri
- 2 Pangkas Anggaran Jangan Rampas Hak Aktor Pendidikan
- 3 Akses Pasar Global Makin Mudah, BEI Luncurkan Kontrak Berjangka Indeks Asing
- 4 Bangun Infrastruktur yang Mendorong Transformasi Ekonomi
- 5 Guterres: Pengaturan Keamanan Global "Berantakan"