Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Terus Lakukan Upaya Terpadu Eliminasi TBC di Medan

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Terus Lakukan Upaya Terpadu Eliminasi TBC di Medan Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan
Ket. Wakil Menteri Kesehatan Prof Dr Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D memberikan arahan dalam peluncuran Bersama Menuju Eliminasi dan Bebas dari TBC di Medan, Sumut, Rabu (1/11/2023).

Medan - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, terus melakukan berbagai upaya terintegrasi dan terpadu guna mengeliminasi penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kota Medan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan Muhammad Sofyan di Medan, Sumut, Rabu, mengatakan Pemkot Medan memiliki lima Puskesmas untuk menangani penyakit TBC.

"Yakni Puskesmas Belawan, Sentosa Baru, Glugur Darat, Padang Bulan, dan Amplas," ujarnya usai menghadiri peluncuran program Bersama Menuju Eliminasi dan Bebas dari TBC diluncurkan Wakil Menteri Kesehatan Prof Dr Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D.

Selain itu, Pemkot Medan melakukan kerja sama beberapa rumah sakit, seperti RSUP H Adam Malik, RSU Haji Sumut, RS Khusus Paru Sumut, RSUD dr Pirngadi, serta Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Medan.

Pihaknya meyakini lewat kerja sama dengan beberapa fasilitas kesehatan tersebut, maka jumlah kasus TBC di Kota Medan secara perlahan bisa diturunkan.

Data Dinas Kesehatan Kota Medan pada 2022 menyebutkan jumlah kasus TBC di Kota Medan sebanyak 10.316 orang, di antaranya anak usia 0-14 tahun mencapai 789 orang.

"Kita harus terus berupaya lebih maksimal lagi agar Kota Medan bisa terbebas TBC," ungkap dia.

Sofyan juga mengatakan program eliminasi TBC di wilayah ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini membutuhkan komitmen maupun upaya keras para pemangku kepentingan.

"Kami berharap melalui peluncuran program bebas TBC yang kita lakukan hari ini mampu mendukung pemerintah, khususnya skrining sebagai bentuk pencegahan atas peningkatan kasus TBC," ucapnya.

Selain kegiatan skrining massal ini, lanjut dia, juga dibutuhkan kepedulian masyarakat Kota Medan, terutama keluarga dalam mendeteksi, mengawasi dan membantu pengobatan.

"Keluarga yang peduli mengawasi pasien TBC selama pengobatan, juga memiliki peranan yang sangat penting dalam menciptakan masyarakat Indonesia sehat dan sejahtera," ucap Sofyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.