Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MRT Jakarta Gandeng ITS Taiwan Kembangkan Sistem Pembayaran Tiket

📅 Rabu, 30 Okt 2024, 16:56 WIB | Oleh:
MRT Jakarta Gandeng ITS Taiwan Kembangkan Sistem Pembayaran Tiket Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Penumpang menempelkan kartu pembayaran keluar (tap out) di Stasiun Metro Taipei Nangang Exhibition, Taipei, Taiwan, Rabu (30/10).

TAIPE - PT MRT Jakarta (Perseroda) menggandeng organisasi Intelligent Transportation Society of Taiwan (ITS Taiwan) untuk mengembangkan sistem pembayaran tiket (ticketing) demi meningkatkan kecepatan pelayanan.

"Khususnya untuk tahun ini kita akan belajar tentang bagaimana menerapkan sistemticketingyang ada di operator transportasi masa depan," kata Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Ahmad Pratomo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Pratomo mengatakan MRT Jakarta merupakan anggota dari ITS Taiwan yang merupakan gabungan dari berbagai perusahaan sektor transportasi, perbankan, dan industri.

Dia berharap MRT Jakarta bisa mempelajari sistem pembayaran dari Metro Taipei untuk menjadi percontohan.

"Dengan ITS Taiwan ini tentu MRT terbantu untuk menyiapkan pembanding (benchmarking)dengan transportasi- publik yang ada di Taiwan," ujarnya.

Ke depan, diharapkan MRT Jakarta tidak hanya terbatas dengan satu negara namun bisa bekerjasama dengan ITS negara lainnya untuk bisa memberikan manfaat bagi masyarakat terutama dalam hal transportasi publik.

Sedangkan, Senior wakil Presiden ITS Taiwan, Jason Chang menekankan pentingnya agar pemerintah membuka kolaborasi dengan pihak terkait untuk mencapai tujuan.

"Pemerintah harus ikut bergabung dengan sektor swasta dalam kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD)," ujar Jason.

Jason menjelaskan tujuan kerja sama ini untuk mengadaptasi sebuah teknologi dan memulai bisnis-bisnis baru di sekitar area (stasiun) kereta.

Dia berharap adanya adanya kerjasama ini mampu berdampak baik bagi sistem pembayaran di seluruh dunia.

Anggaran pemerintah Taiwan untuk Metro Taipei mencapai 32 miliar dolar AS atau setara Rp503 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.