Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengenal 4 Jenis Pewarna Rambut Sebelum Mulai Mewarnai Rambut

📅 Rabu, 15 Mar 2023, 15:24 WIB | Oleh:
Mengenal 4 Jenis Pewarna Rambut Sebelum Mulai Mewarnai Rambut Doc: Freepik
Ket. Ilustrasi rambut diwarnai.

Mewarnai rambut kian digemari karena bisa menjadi cara yang mudah dan cepat untuk mengubah penampilan seseorang. Terlebih saat ini, ada banyak pilihan warna yang dapat dicoba sehingga tidak membosankan.

Warna rambut juga dapat mencerminkan kepribadian seseorang. Misalnya, seseorang yang ingin terlihat eksentrik atau berani mungkin akan memilih warna rambut yang mencolok seperti merah, ungu, oranye, begitu juga sebaliknya.

Beberapa orang mungkin memilih mewarnai rambut sebagai bentuk ekspresi emosional. Mereka mungkin ingin merayakan perubahan hidup, merayakan prestasi, hingga sebagai bentuk pengobatan diri dari rasa sakit atau kesedihan.

Namun, penting untuk diingat bahwa mewarnai rambut juga memiliki efek samping pada kesehatan rambut dan kulit kepala, dan tergantung pada bahan kimia yang digunakan dan cara aplikasinya.

Melansir stylecraze, ada lima jenis pewarna rambut yang umum digunakan saat ini, yakni:

1. Pewarna Rambut Permanen

Banyak orang memilih pewarna jenis ini karena menghasilkan warna yang lebih tahan lama. Pewarna rambut permanen merupakan jenis pewarna yang dapat menembus batang rambut dan mencapai korteks. Sebagian besar pewarna permanen menggunakan amonia untuk menembus batang rambut dan meningkatkan tingkat pH.

2. Pewarna Rambut Semi-Permanen

Satu tingkat di bawah pewarna rambut permanen, pewarna rambut semi-permanen atau temporer bekerja dengan melapisi kutikula batang rambut sambil menembus sebagian korteks. Tergantung pada formula pewarna dan rambut Anda sendiri, pewarna rambut semi-permanen dapat bertahan hanya sehari hingga beberapa hari, atau bahkan langsung memudar setelah Anda berkeramas dengan shampo.

3. Bleaching

Bleaching adalah proses pencerahan atau pengelupasan warna alami rambut untuk menghilangkan pigmen alami rambut, khususnya bagi mereka yang memiliki rambut berwarna hitam atau cokelat. Umumnya, bleaching dilakukan menggunakan bahan kimia seperti hidrogen peroksida. Proses ini sering dilakukan sebelum mewarnai rambut dengan warna yang lebih terang. Tanpa bleaching, warna rambut asli akan mempengaruhi hasil akhir warna yang diinginkan. Digunakan untuk mencerahkan rambut dan mewarnai rambut gelap seperti hitam dan coklat hingga warna rambut lebih terang seperti pirang atau merah.

4. Pewarna Rambut Bebas Amonia

Dewasa ini, banyak merek pewarna rambut bebas amonia. Melansir laman Cosmopolitan, amonia adalah zat kimia yang menjadi kandungan utama cat rambut yang berfungsi untuk membuka kutikula rambut. Dengan begitu, pewarna rambut yang digunakan dapat melekat pada batang rambut dan bukan hanya melekat di bagian luar rambut yang membuatnya tidak mudah luntur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.