Logo

Follow Koran Jakarta di Sosmed

  • Facebook
  • Twitter X
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Threads

© Copyright 2025 Koran Jakarta.
All rights reserved.

Jumat, 28 Feb 2025, 10:09 WIB

Korut Luncurkan Rudal Jelajah dalam Latihan 'Serangan Balik'

Gambar-gambar di media pemerintah Korea Utara menunjukkan Kim, diapit para pejabat, membawa teropong dan menyaksikan sebuah rudal menghancurkan bangunan kecil, yang kemudian meledak dalam kobaran api.

Foto: KCNA VIA KNS/AFP

SEOUL - Korea Utara  melakukan uji coba peluncuran rudal jelajah strategis di Laut Kuning minggu ini, dalam sebuah latihan yang menurut Pyongyang pada hari Jumat (28/2) bertujuan untuk memamerkan kemampuan "serangan balik"-nya.

Pemimpin Kim Jong Un hadir dalam latihan tersebut, yang berlangsung pada hari Rabu, kata Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Rudal tersebut terbang selama 130 menit dan menempuh lintasan sepanjang 1.587 kilometer (986 mil) sebelum "tepat mengenai sasaran", menurut KCNA.

Pyongyang mengatakan latihan itu ditujukan untuk memperingatkan musuh-musuh Korea Utara yang bersenjata nuklir tentang "kemampuan serangan baliknya di ruang angkasa mana pun dan kesiapan berbagai sarana operasi nuklirnya".

Gambar-gambar di media pemerintah Korea Utara menunjukkan Kim, diapit oleh para pejabat, menggunakan teropong. 

Sebuah rudal juga terlihat menghancurkan sebuah bangunan kecil, yang kemudian meletus dalam kobaran api.

Saat menghadiri latihan tersebut, Kim mengatakan bahwa merupakan tanggung jawab pasukan nuklir Korea Utara untuk "mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional".

"Kemampuan serangan yang kuat", katanya, berfungsi sebagai "pencegahan dan pertahanan yang paling sempurna", KCNA melaporkan.

Pyongyang menuduh musuh-musuh Korea Utara "secara serius melanggar lingkungan keamanan" serta "mendorong dan meningkatkan" konfrontasi.

KCNA tidak mengatakan di mana uji coba itu dilakukan, tetapi situs web spesialis NK News mengatakan kemungkinan terjadi di dekat kota Nampho, sekitar 130 kilometer (80 mil) dari perbatasan dengan Korea Selatan .

Militer Seoul mengatakan pihaknya telah "melacak dan memantau peluncuran beberapa rudal jelajah Korea Utara" pada hari Rabu.

"Militer kami memantau dengan saksama berbagai kecenderungan Korea Utara... sambil mempertahankan kemampuan dan postur untuk menanggapi setiap provokasi secara agresif," kata Kepala Staf Gabungan.

Analis Yang Moo-jin mengatakan uji coba tersebut dapat berfungsi sebagai "batu loncatan untuk memeriksa kesiapan operasi nuklir".

Pyongyang dapat "secara bertahap meningkatkan tingkat dan frekuensi provokasi di masa mendatang", kata Yang, presiden Universitas Studi Korea Utara.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Tag Terkait:

Bagikan:

Portrait mode Better experience in portrait mode.