Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Korut Adopsi Langkah Pencegahan Perang Jelang Latihan Militer AS-Korsel

Foto : AFP

Foto tak bertanggal ini dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea resmi Korea Utara pada 12 Maret 2023, memperlihatkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada pertemuan Komisi Militer Pusat ke-8 Partai Buruh Korea di Pyongyang.

A   A   A   Pengaturan Font

SEOUL - Korea Utara telah memutuskan untuk mengambil langkah pencegahan perang yang "praktis penting", sehari sebelum Seoul dan Washington memulai latihan militer gabungan terbesar dalam lima tahun.

Keputusan itu dibuat pada pertemuan komisi militer partai berkuasa yang dipimpin oleh pemimpin Kim Jong Un, menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Minggu (12/3).

"Pertemuan tersebut membahas dan mengadopsi langkah-langkah praktis yang penting untuk membuat penggunaan pencegah perang yang lebih efektif, kuat dan ofensif," kata KCNA.

Laporan itu mengatakan langkah tersebut ditujukan untuk "mengatasi situasi saat ini di mana provokasi perang AS dan Korea Selatan mencapai garis merah," KCNA tidak merinci langkah-langkah tersebut.

Korea Selatandan Amerika Serikat dijadwalkan memulai latihan "Perisai Kebebasan" pada Senin (13/3), yang fokus pada "lingkungan keamanan yang berubah" karena agresi Korea Utara yang makin meningkat.

Latihan semacam itu membuat marah Korut yang melihatnya sebagai latihan untuk invasi.

Negara itu mengatakan program senjata nuklir dan misilnya adalah untuk pertahanan diri.

Analis mengatakan Korea Utara kemungkinan akan menggunakan latihan itu sebagai alasan untuk melakukan lebih banyak provokasi, termasuk uji coba rudal dan bahkan mungkin uji coba nuklir.

Pada Jumat, KCNA melaporkan, Kim memerintahkan militer Korea Utara untuk mengintensifkan latihan untuk "perang nyata".

Saat memeriksa latihan serangan api, Kim mengatakan kepada tentara untuk bersiap menghadapi "dua misi strategis, yaitu, pertama mencegah perang dan kedua mengambil inisiatif dalam perang", menurut KCNA.

Washington dan Seoul telah meningkatkan kerja sama pertahanan dalam menghadapi meningkatnya ancaman militer dan nuklir dari Korea Utara. Pyongyang telah melakukan uji coba senjata terlarang yang semakin provokatif dalam beberapa bulan terakhir.


Redaktur : Lili Lestari
Penulis : AFP

Komentar

Komentar
()

Top