Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kerja Sama Militer AS-Filipina Upaya Mencegah Dominasi Tiongkok

📅 Jumat, 03 Feb 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Kerja Sama Militer AS-Filipina Upaya Mencegah Dominasi Tiongkok Doc: JAM STA ROSA/AFP
Ket. KUNJUNGAN MENHAN AS I Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr (kiri) bersama Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin bertemu di Manila, Kamis (2/2).

MANILA - Amerika Serikat dan Filipina, pada Kamis (2/2), mengumumkan rencana memperluas kehadiran militer AS di Filipina dengan menambah akses ke empat pangkalan lagi ketika mereka berusaha mencegah tindakan agresif Tiongkok yang semakin meningkat terhadap Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan.

The Associated Press melaporkan kesepakatan itu dicapai saat Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin berada di Filipina untuk membicarakan tentang pengerahan pasukan dan senjata AS di lebih banyak kamp militer Filipina.

Dalam pernyataan bersama Filipina dan AS, kedua negara telah memutuskan untuk mempercepat implementasi penuh dari apa yang disebut Perjanjian Kerja Sama Pertahanan yang Ditingkatkan, yang bertujuan untuk mendukung pelatihan, latihan, dan interoperabilitas gabungan.

Sebagai bagian dari perjanjian, AS telah mengalokasikan 82 juta dollar AS untuk perbaikan infrastruktur di lima lokasi EDCA saat ini, dan memperluas kehadiran militernya ke empat lokasi baru di "wilayah strategis negara", bunyi pernyataan itu.

Austin tiba di Filipina, pada Selasa (31/1) lalu, dari Korea Selatan, di mana AS akan meningkatkan pengerahan senjata canggihnya seperti jet tempur dan pesawat pengebom ke Semenanjung Korea untuk mendukung latihan bersama dengan pasukan Korsel sebagai respons atas meningkatnya ancaman nuklir Korea Utara.

"Di Filipina, sekutu tertua Washington di Asia dan front kunci dalam pertempuran AS melawan terorisme, Austin mengunjungi Kota Zamboanga Selatan dan bertemu dengan jenderal Filipina serta kontingan kecil pasukan terorisme AS yang berbasis di kamp militer lokal," kata komandan militer regional Filipina Jenderal Roy Galido.

Lebih dari 100 personel militer AS telah memberikan nasihat intelijen dan pertempuan selama bertahun-tahun kepada pasukan Filipina yang memerangi pemberontakan Muslim selama puluhan tahun, yang telah jauh berkurang, namun tetap menjadi ancaman utama.

Baru-baru ini, pasukan AS telah mengintensifkan dan memperluas latihan bersama yang fokus pada kesiapan tempur dan tanggap bencana bersama pasukan Filipina di pantai barat negara itu, yang menghadap ke Laut Tiongkok Selatan, dan di wilayah Luzon utara di seberang laut dari Selat Taiwan.

Pasukan AS diberi akses ke lima kamp militer Filipina, di mana mereka dapat dirotasi tanpa batas waktu di bawah pakta pertahanan EDCA 2014.

Pada Oktober lalu, AS meminta akses untuk lebih banyak pasukan dan senjatanya di lima kamp militer tambahan, kebanyakan di utara. Permintaan itu akan menjadi agenda utama dalam pertemuan Austin, menurut pejabat Filipina.

"Kunjungan Menhan Austin jelas berkaitan dengan diskusi-diskusi yang sedang berlangsung di situs EDCA," kata Duta Besar Filipina untuk Washington, Jose Romualdez, dalam jumpa pers.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

43 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.