Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemkomdigi sosialisasikan dan pantau Program Makan Bergizi Gratis

📅 Senin, 06 Jan 2025, 16:35 WIB | Oleh:
Kemkomdigi sosialisasikan dan pantau Program Makan Bergizi Gratis Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid membagikan makanan kepada siswa saat meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SDN 5 Cilangkap, Depok, Jawa Barat, Senin (6/1).

Jakarta -- Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyosialisasikan dan mendukung pemantauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh wilayah Indonesia.

Pada acara dalam peluncuran program di SD Negeri 5 Cilangkap, Depok, Jawa Barat, Senin, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa sosialisasi yang efektif merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Sosialisasi yang efektif adalah fondasi keberhasilan setiap program pemerintah. Kami di Komdigi berkomitmen memastikan informasi tentang Program MBG tersebar hingga ke daerah terpencil agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat," kata Meutya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dimulai dari 190 titik layanan di 26 provinsi. Pemerintah menargetkan perluasan jangkauan program menjadi 937 titik layanan pada akhir Januari 2025.

Dalam pelaksanaan program tersebut, dia mengatakan, Kemkomdigi bertugas menyampaikan sosialisasi program menggunakan berbagai saluran dan sarana komunikasi untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memahami manfaat dan tata cara akses program.

"Sosialisasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran mereka dalam mendukung dan memantau pelaksanaan program," katanya.

"Sosialisasi ini lebih dari sekadar menyampaikan informasi. Ini adalah ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan mendukung keberhasilan program," ia menjelaskan. 

Selain menyosialisasikan program, Kemkomdigi mengembangkan aplikasi untuk mendukung pemantauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

"Dengan memanfaatkan teknologi, kami dapat memonitor distribusi program secara real-time. Hal ini memastikan bahwa program ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga sesuai target," katanya.???????

Meutya juga menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan status gizi siswa, tetapi akan berdampak pula pada peningkatan pendapatan petani, nelayan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

45 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.