
Kejaksaan RI Luncurkan Tiga Program Quickwins untuk Tingkatkan Penerimaan Devisa Negara
Kejaksaan RI melalui Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Sesjamintel) pimpin rapat Desk Koordinasi Peningkatan Penerimaan Devisa Negara, di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (26/2). Rapat itu untuk meluncurkan tiga Program Quickwins.
Foto: Koran Jakarta/SMJAKARTA – Kejaksaan RI melalui Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Sesjamintel) memimpin rapat Desk Koordinasi Peningkatan Penerimaan Devisa Negara di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (26/2). Rapat tersebut membahas langkah strategis guna meningkatkan penerimaan devisa negara, khususnya dari sektor jasa, dengan peluncuran tiga Program Quickwins.
Program Quickwins ini merupakan bagian dari tindak lanjut Keputusan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia Nomor 151 Tahun 2024, yang mengangkat Jaksa Agung Muda Intelijen sebagai Ketua Pelaksana. Program ini melibatkan 14 kementerian dan lembaga terkait yang akan bekerja sama dalam implementasinya.
Tiga program Quickwins untuk peningkatan devisa negara, yakni pertama, literasi keuangan digital bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman PMI tentang layanan keuangan digital, termasuk edukasi tentang penyedia jasa pembayaran (PJP) remitansi berizin, penggunaan QRIS antarnegara, dan layanan keuangan resmi yang dapat memudahkan pengiriman uang ke Tanah Air.
Kedua, memperluas penggunaan QRIS antar negara di lokasi strategis kunjungan wisman. Inisiatif ini meliputi kampanye penggunaan QRIS antarnegara di pintu keberangkatan dan kedatangan wisatawan, serta penyediaan informasi di pusat informasi wisata (tourism center). Selain itu, kerja sama dengan KBRI Malaysia, Singapura, dan Thailand akan melibatkan influencer internasional untuk meningkatkan adopsi QRIS di kalangan wisatawan.
Dan ketiga, memperkuat promosi dan branding destinasi pariwisata.Program ini bertujuan untuk mengembangkan pusat informasi wisata dan menyediakan paket wisata yang meliputi wisata belanja, budaya, dan kota. Kemudahan sistem pembayaran untuk pembelian tiket, transportasi, dan paket wisata juga akan diperkuat guna meningkatkan daya tarik wisatawan internasional.
Implementasi Program
Program Quickwins ini akan mulai diimplementasikan pada awal Maret 2025 dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga yang tergabung dalam Pokja Sektor Jasa. Kejaksaan Agung, Bank Indonesia, Kementerian P2MI, Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi Digital, Kementerian BUMN, Kementerian UMKM, OJK, Polri, PPATK, BIN, dan stakeholder terkait lainnya akan bekerja sama dalam melaksanakan program ini di lapangan.
Sebagai bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Program Quickwins ini dirancang untuk memberikan dampak yang cepat dan signifikan dalam peningkatan devisa negara. Dengan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, diharapkan program ini akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan penerimaan devisa negara pada tahun 2025.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Ketua Pokja Sektor Jasa, Direktur Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Remitansi Kementerian P2MI, Indra Hardiansyah, Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Fitria IrmiTriswati, dan Direktur Eksekutif Departemen Hukum Bank Indonesia, Amsal Chandra Appy.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Henri pelupessy, Sriyono
Tag Terkait:
Berita Trending
- 1 Terkenal Kritis, Band Sukatani Malah Diajak Kapolri Jadi Duta Polri
- 2 Pangkas Anggaran Jangan Rampas Hak Aktor Pendidikan
- 3 Akses Pasar Global Makin Mudah, BEI Luncurkan Kontrak Berjangka Indeks Asing
- 4 Bangun Infrastruktur yang Mendorong Transformasi Ekonomi
- 5 Guterres: Pengaturan Keamanan Global "Berantakan"
Berita Terkini
-
Semoga Tidak Masuk Angin, Usut Tuntas Dugaan Skandal Pengoplosan BBM Pertamax, DPR Segera Panggil Pertamina
-
Harga Cabai Makin Pedas Saja Jelang Ramadan, Pemerintah Harus Segera Intervensi Pasar Biar Masyarakat Tak Terbebani
-
Negosiasi Rampung, Apple Diizinkan Menjual Produknya di Indonesia
-
Pemkot Pariaman Wujudkan Kebersihan Objek Wisata melalui Gerakan Satu Jam Menyapu
-
BPOM Siapkan Laboratorium Keliling Cek Takjil Ramadhan di Batam