Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Karhutla yang Dahsyat dan Destruktif di Los Angeles Tewaskan 10 Warga dan 180.000 Orang Mengungsi

📅 Sabtu, 11 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Karhutla yang Dahsyat dan Destruktif di Los Angeles Tewaskan 10 Warga dan 180.000 Orang Mengungsi Doc: ANTARA/Xinhua /Qiu Chen
Ket. Sebuah rumah dilalap api saat terjadi kebakaran Palisades di Pacific P alisades, Los Angeles, California, Amerika Serikat, Selasa (7/1).

LOS ANGELES - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dahsyat dan destruktif terus berkobar di wilayah Greater Los Angeles (LA) pada Kamis (9/1) dan menewaskan sedikitnya 10 orang serta memaksa hampir 180.000 warga meninggalkan rumah mereka.

Kombinasi antara kelembapan yang rendah, vegetasi yang kering, dan perubahan arah angin meningkatkan potensi munculnya titik api dan penyebaran yang cepat. Lima kebakaran aktif di Los Angeles County telah menyebar hingga ke area seluas lebih dari 117,3 km persegi.

Dua kebakaran terbesar, yaitu kebakaran Palisades dan kebakaran Eaton, yang mulai berkobar pada Selasa (7/1), masing-masing melalap area seluas sekitar 69,7 km persegi dan 42,9 km persegi hingga Kamis pagi waktu setempat tanpa bisa dikendalikan, menurut Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (CAL FIRE).

Seperti dikutip dari Antara, total 300 bangunan hancur akibat kebakaran Palisades dan lebih dari 13.300 bangunan lainnya terancam.

CAL FIRE memperingatkan adanya perilaku kebakaran yang ekstrem, termasuk penyebaran titik api jarak pendek dan jarak jauh, yang terus menimbulkan tantangan signifikan terhadap upaya pemadaman kebakaran Palisades.

Kecepatan angin hingga sekitar 96,5 km per jam diperkirakan terus berlanjut di wilayah itu hingga Kamis.

Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles, Kristin Crowley pada Kamis menyampaikan kebakaran Palisades merupakan salah satu bencana alam paling destruktif dalam sejarah Los Angeles.

Beberapa bangunan mengalami kerusakan atau hancur saat karhutla Eaton yang disebabkan oleh angin terus berlanjut. Peringatan kondisi angin kencang yang masuk dalam kategori Bendera Merah (Red Flag) diperkirakan terus berlanjut hingga Kamis malam.

Penyebaran Cepat

Kombinasi antara kelembapan yang rendah, vegetasi yang kering, dan perubahan arah angin meningkatkan potensi munculnya titik api dan penyebaran yang cepat, menurut CAL FIRE.

Departemen Koroner Los Angeles, Amerika Serikat, mengumumkan hingga Kamis, 9 Januari, pukul 21.00 waktu setempat jumlah korban jiwa akibat kebakaran bertambah menjadi 10 orang, dan proses identifikasi membutuhkan waktu berminggu-minggu.

"Departemen Koroner bekerja sama dengan penegak hukum dan pemadam kebakaran setempat untuk menanggapi laporan kematian akibat kebakaran hutan yang sedang berlangsung di Los Angeles. Departemen menerima pemberitahuan tentang 10 kematian terkait kebakaran hingga pukul 9 malam pada 9 Januari," bunyi pernyataan departemen tersebut.

Pernyataan itu juga mengatakan proses identifikasi akan membutuhkan waktu berminggu-minggu karena kondisi kebakaran dan masalah keselamatan.

Sejumlah kebakaran terjadi di beberapa wilayah California sejak Selasa, memicu evakuasi bagi ribuan warga.

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan, Jumat pagi, bahwa Garda Nasional California telah tiba di Los Angeles untuk mencegah terjadinya penjarahan di wilayah evakuasi.

"TheCalGuard telah tiba di Los Angeles untuk mendukung penegakan hukum setempat. Mengambil keuntungan dari masyarakat yang dievakuasi benar-benar tindakan yang tidak masuk akal. Penjarahan tidak akan ditoleransi," kata Newsom di X.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.