Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jokowi: Perang Makin Perdalam Krisis Ekonomi Global

📅 Rabu, 23 Mar 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jokowi: Perang Makin Perdalam Krisis Ekonomi Global Doc: Sumber: Worldbank - KJ/ONES

» Kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha penting untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi.

» Pemerintah perlu mengantisipasi inflasi harga energi dan pangan global.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa perang telah memperdalam krisis perekonomian global setelah sebelumnya dunia terdampak hebat karena pandemi Covid-19. Sebab itu, perlu langkah antisipasi potensi inflasi harga energi dan pangan akibat perang tersebut.

"Pada saat dunia mulai bangkit memulihkan perekonomian, pada Februari 2022 terjadi perang yang telah membuat pusing semua negara," kata Presiden Jokowi dalam acara Indonesia Economic Outlook 2022 di Jakarta, Selasa (22/3).

Russia, pada Februari 2022, menyatakan memulai operasi militer khusus ke Ukraina, yang menimbulkan ketegangan geopolitik global hingga saat ini. Saat itu, kata Presiden, perekonomian dunia belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi.

Padahal, efek rambatan pembatasan mobilitas manusia dan barang akibat pandemi menyebabkan kelangkaan energi, pangan, dan kontainer yang berpotensi mengerek inflasi. "Ini (perang-red) akan memperdalam krisis perekonomian dunia dan meningkatkan ketegangan politik dunia," kata Presiden.

Konflik tersebut telah menyebabkan kenaikan harga minyak, gas, bahan baku pupuk hingga gandum. "Permasalahan-permasalahan tersebut menjadi tantangan bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Tantangan-tantangan ini harus kita sikapi dengan sangat hati-hati," kata Jokowi.

Kepala Negara pun menyerukan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk menerapkan kebijakan yang tepat guna mengakselerasi pemulihan ekonomi. Salah satu bentuk kolaborasi itu adalah penciptaan banyak investasi yang menjadi sumber lapangan kerja dan mobilisasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkeadilan.

"Dibutuhkan kebijakan yang cepat dan tepat serta implementasi yang efektif. Masyarakat tidak boleh menjadi korban dari ketidakpastian global ini," kata Presiden.

Peneliti Ekonomi Indef, Nailul Huda, yang diminta pendapatnya mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai kenaikan harga komoditas akibat perang. Antisipasi harga komoditas perlu secepatnya dilakukan terutama komoditas energi dan bahan pangan. Pemerintah perlu memperkuat stok menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Jangan sampai terjadi kelangkaan stok yang bisa memicu lonjakan harga.

Inflasi Global

Dihubungi terpisah, Pakar Ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya, Imron Mawardi, mengatakan perang Russia-Ukraina jelas memperlambat pemulihan ekonomi global dari krisis pascapandemi Covid-19, dan bisa semakin buruk bila terus berlarut-larut.

"Apa pun dampak dari perang ini, jelas akan memperlambat recovery dunia dari krisis pandemi ini. Apalagi dalam era perdagangan global yang sudah tanpa batas seperti sekarang, meskipun ada negara yang diuntungkan dengan naiknya harga beberapa komoditas, namun pada gilirannya semua negara akan merasakan dampaknya, karena semua negara melakukan aktivitas ekspor impor," kata Imron.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tradisi Hekente di Wakatobi

10 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Tradisi Hekente di Wakatobi
Megapolitan
Gen Z Jakarta Harus Banyak ...
Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Lanju...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.