Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Jenderal Pemberi Perintah Pencopotan Baliho Habib Rizieq Ini Resmi Jadi Pangkostrad

Foto : Istimewa

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, memimpin acara pelantikan Pangkostrad yang baru Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Mabesad, Jakarta Pusat.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pada hari Selasa (8/6), bertempat di lantai dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta Pusat, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, memimpin acara serah terima jabatan (Sertijab) Perwira Tinggi (Pati) TNI AD. Sekaligus melantik Pangkostrad yang baru Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Mayjen Dudung menjadi Pangkostrad menggantikan Letjen Eko Margiyono yang dirotasi menjadi Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI). Sebelumnya, Mayjen Dudung menjabat sebagai Pangdam Jaya.

Maka dengan pelantikan ini, jenderal pemberi perintah pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab, imam besar Front Pembela Islam (FPI) resmi jadi orang nomor satu di Kostrad. Ya, nama Mayjen Dudung sempat ramai dibicarakan setelah ia dengan terus terang mengatakan, bahwa dirinya yang memberi perintah pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab yang dilakukan sejumlah tentara.

Saat itu, di media sosial, sempat viral video yang memperlihatkan orang berbaju loreng mencopoti baliho Habib Rizieq Shihab di sejumlah tempat di Ibukota Jakarta. Setelah video itu ramai, usai memimpin apel gelar pasukan di Monas, Mayjen Dudung berterus terang dialah yang memberikan perintah pencopotan baliho tersebut.

Siapa Jenderal Dudung? Jenderal Dudung lahir di Bandung pada 16 November 1965. Tahun 1988, Dudung lulus dari Akmil. Dudung pun resmi jadi perwira pertama TNI dengan pangkat Letda.

Karir Dudung di TNI terbilang mulus. Berbagai jabatan pernah dipegangnya. Dudung pernah menjadi Dandim 0406 Musi Rawas, lalu digeser jadi Dandim 0418/Palembang. Setelah itu tahun 2010, Dudung dapat promosi menjadi Aspers Kasdam VII/Wirabuana.

Jabatan itu dipegangnya hingga tahun 2011. Di tahun yang sama, Dudung menjadi Danrindam II/Sriwijaya. Setelah itu ditarik ke Mabes TNI menjadi Dandenma Mabes TNI. Karirnya kian moncer. Pada tahun 2015, Dudung diangkat jadi Wagub Akmil.

Setelah itu ditarik ke Mabes TNI AD menjadi Saf Khusus Kasad. Lalu menjadi Waaster Kasad. Bintangnya kian bersinar. Tahun 2018, Dudung dipromosikan menjadi Gubernur Akmil. Dan pada tahun 2020 bintang Dudung kembali bersinar, setelah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, mempercayakan jabatan Pangdam Jaya menggantikan Letjen Eko Margiyono yang dipromosikan menjadi Pangkostrad. Kini, jenderal bintang dua pemberi perintah pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab ini kembali naik kelas, menjadi Pangkostrad.



(ags/N-3)
Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Agus Supriyatna

Komentar

Komentar
()

Top