Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jalur Rempah Jadi Bukti Peran Penting Indonesia dalam Sejarah

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 21:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jalur Rempah Jadi Bukti Peran Penting Indonesia dalam Sejarah Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
Ket. Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid menyampaikan pemaparannya melalui video singkat dalam sebuah diskusi dalam rangkaian kegiatan International Forum on Spice Route 2024 di Jakarta Barat, Kamis (26/9/2024).

Jakarta - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan pengakuan Jalur Rempah sebagai warisan dunia UNESCO menguatkan peran sentral Indonesia dalam sejarah dunia.

"Ini (pengakuan Jalur Rempah oleh UNESCO) menguatkan identitas nasional kita di kancah global, menunjukkan bahwa Indonesia memainkan peran sentral dalam sejarah dunia," kata Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid dalam sebuah diskusi di Jakarta Barat, Kamis.

Menurutnya, pengakuan global atas Jalur Rempah menjadi pengingat kepada dunia mengenai kontribusi Indonesia pada aspek kultur dan sejarah sekaligus pendorong bagi generasi muda untuk melanjutkan warisan penting ini.

Hilmar menjelaskan, perjalanan Indonesia untuk mewujudkan Jalur Rempah sebagai warisan dunia UNESCO dimulai dengan memasukkannya ke dalamtentative listatau daftar sementara dari organisasi internasional yang bergerak di bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan itu.

Jalur Rempah, katanya, mencakup wilayah yang luas dan meliputi berbagai situs kebudayaan bersejarah di seluruh kepulauan Nusantara yang dihubungkan olehnya.

"Banyak dari situs-situs ini perlu secara resmi ditetapkan sebagai warisan budaya, yang merupakan persyaratan penting untuk pengakuan UNESCO," katanya.

Ia menyebutkan, proses untuk memasukkan Jalur Rempah sebagai warisan dunia UNESCO membutuhkan kesabaran, dokumentasi secara detail, dan yang paling penting adalah kolaborasi dari semua sektor mulai dari pemerintah, akademisi, hingga masyarakat umum.

"Karena menjaga warisan bukan sesuatu yang bisa kita lakukan sendiri, dalam hal ini kita harus bersatu," imbuhnya.

Lebih lanjut, Hilmar menjelaskan saat ini pemerintah tengah berupaya untuk mewujudkan pengakuan Jalur Rempah sebagai warisan dunia UNESCO di antaranya dengan cara mengadakan penilaian serta melakukan pemugaran terhadap situs-situs bersejarah yang berhubungan dengan Jalur Rempah.

Selain itu, pemerintah juga berusaha "menghidupkan" kembali Jalur Rempah dengan melibatkan masyarakat, misalnya mengadakan program kepemudaan serta pameran kebudayaan dan seni.

"Ini tentang menjadikan Jalur Rempah bukan hanya sebagai gagasan abstrak dari masa lalu, tetapi sebagai bagian yang hidup dan dinamis dari lanskap budaya kita saat ini. Upaya-upaya ini bukan hanya tentang melestarikan sejarah, melainkan juga sebagai bentuk diplomasi budaya, memposisikan Jalur Rempah sebagai aset global bagi bangsa," ujar Hilmar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.