Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Investasi Lokal Pacu Pembangunan Papua dan Indonesia Timur

📅 Senin, 14 Okt 2024, 22:12 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Investasi Lokal Pacu Pembangunan Papua dan Indonesia Timur Doc: ISTIMEWA
Ket. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

JAKARTA - Investasi dan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) ditenggarai mengatasi ketertinggalan di wilayah Indonesia Timur, terutama Papua. Sebab, investasi lokal yang meningkat pesat atas dukungan RIPPP bisa menjadi motor penggerak pembangunan wilayah Indonesia Timur.

Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Imam Soejoedi menjelaskan pertumbuhan ekonomi di Papua tak lepas dari peran aktif investasi lokal. Investasi tersebut telah menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat .

Menurut data BKPM, realisasi investasi di Papua dan wilayah Indonesia Timur terus meningkat sejak 2014. "Di awal pemerintahan, fokus kita adalah mempermudah perizinan dan menarik investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Hasilnya, investasi di Papua terus tumbuh pesat," ujarnya dalam Dialog FMB9 yang mengangkat tema '10 Tahun Membangun Papua Dengan Pendekatan Indonesia- Sentris', Senin (14/10).

Imam pun menyoroti perbandingan antara investasi yang semula didominasi oleh Pulau Jawa kini berbalik menjadi lebih tinggi di luar Pulau Jawa. Hal ini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam distribusi investasi yang lebih merata, dan Papua berhasil menarik perhatian investor karena peningkatan infrastruktur serta potensi sumber daya alamnya. "Jika pada 2014, sekitar 57 persen investasi masih terpusat di Jawa, saat ini lebih dari 52 persen investasi berada di luar Jawa, dengan Papua menjadi salah satu fokus utama," jelasnya.

Melalui pembangunan inklusif dan berkelanjutan, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat lokal dan infrastruktur kuat, diharapkan dapat mengatasi ketertinggalan yang selama ini menjadi tantangan utama. Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPM/ Bappenas, Tri Dewi Virgiyanti menyampaikan RIPPP yang diperkenalkan pada 2022 menjadi landasan utama dalam membangun Papua yang sehat, cerdas, dan produktif dengan sasaran peningkatan kesejahteraan masyarakat secara inklusif.

Rencana ini diimplementasikan melalui berbagai tahap rencana aksi dengan melibatkan dana Otonomi Khusus (Otsus), Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). "Rencana pembangunan di Papua kami rancang dalam beberapa tahap aksi yang lebih rinci dan terukur. Kami menyusun rencana aksi lima tahunan, salah satunya untuk periode 2025- 2029 yang akan lebih detail dari rencana induk," ujarnya.

Sebelumnya, Tri Dewi menyebutkan, kebijakan pembangunan Papua telah dirumuskan secara matang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sejak 2014. Dalam perjalanannya, pembangunan di Papua tidak hanya berfokus pada infrastruktur dasar, seperti jalan, bandara, dan pelabuhan, tetapi juga pada layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

15 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.