Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Diprediksi Bergerak Menguat di Tengah Peluncuran Danantara

📅 Senin, 24 Feb 2025, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Diprediksi Bergerak Menguat di Tengah Peluncuran Danantara Doc: ANTARA
Ket. Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan gawai di Jakarta, Rabu (6/11/2024).

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (24/2)  dibuka menguat 9,57 poin atau 0,14 persen ke posisi 6.812,57.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,58 poin atau 0,07 persen ke posisi 776,12.

IHSG diperkirakan bergerak menguat di tengah peresmian Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).

"IHSG hari ini diprediksi akan kembali bergerak variatif cenderung menguat melanjutkantren hari sebelumnya," sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Dari dalam negeri, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan BPI Danantara di Istana Kepresidenan pada hari ini pukul 10.00 WIB.

Danantara sebagai sovereign wealth fund (SWF) Indonesia disebut akan mengelola aset senilai lebih dari 900 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Dikabarkan, Rosan Roeslani akan menjadi Chief Executive Officer (CEO) Danantara, dibantu Pandu Patria Sjahrir dan Dony Oskaria, yang masing- masing sebagai Chief Investment Officer (CIO) dan Chief Operating Officer (COO).

Dari mancanegara, sepanjang pekan lalu investor tetap berhati-hati dalam menyikapi ancaman tarif yang disuarakan oleh Presiden AS Donald Trump, terkait dengan potensi kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina, serta meningkatnya kebutuhan belanja militer domestik.

Dari Eropa, indeks Pan-Eropa STOXX 600 naik 0,5 persen atau pulih dari level terendah satu pekan lalu, tepatnya Kamis (20/2/2025), dengan saham sektor kesehatan menjadi salah satu pendorong utama setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), yang menyatakan bahwa tidak ada lagi kekurangan obat penurun berat badan dan diabetes populer dari Novo Nordisk.

Saham produsen Wegovy dan Ozempic itu melonjak 5,8 persen, secara keseluruhan, STOXX 600 diperkirakan mencatat kenaikan mingguan tipis sebesar 0,2 persen, yang menandai kenaikan sembilan pekan berturut-turut periode terpanjang sejak Maret 2024.

Sementara itu, ketiga indeks saham utama AS Wall Street mengalami pelemahan signifikan setelah rilis data ekonomi dan terus merosot hingga perdagangan Jumat (21/2/2025) sore pekan lalu.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 748,63 poin atau 1,69 persen menjadi 43.428,02, sementara S&P 500 kehilangan 104,39 poin 1,71 persen ke 6.013,13, serta Nasdaq Composite melemah 438,36 poin atau 2,20 persen ke 19.524,01.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 98,90 poin atau 0,00 persen ke 38.776,94, indeks Shanghai menguat 28,33 poin atau 0,00 persen ke 3.379,11, indeks Kuala Lumpur melemah 9,71 poin atau 0,61 persen ke 1.581,32, dan indeks Strait Times menguat 10,90 poin atau 0,28 persen ke 3.940,32.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.