Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
PERSPEKTIF

Disiplin PSBB Mesti Ditingkatkan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan terwujud beberapa hari lagi. Sebab, setelah Provinsi DKI Jakarta telah memasuki hari keempat menerapkan PSBB dari rencana selama 14 hari, menyusul kemudian Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi pada Rabu (15/4), lalu Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang pada Sabtu (18/4) ini juga.

Diharapkan, PSBB terintegrasi akan memudahkan penelusuran pola kesehatan dan penyakit serta faktor yang terkait dengan virus korona baru atau Covid-19. Selain itu, integrasi PSBB yang berjalan baik dan efektif akan memutus rantai penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

PSBB sejatinya adalah penguatan kebijakan menjaga jarak fisik atau physical distancing. Dengan kata lain, PSBB jangan dimaknai sebagai pelarangan, tapi pembatasan, karena harus dipahami bahwa faktor pembawa Covid-19 adalah manusia. Karena sebaran penyakit ini sejalan dengan aktivitas manusia itu sendiri sehingga perlu dibatasi.

Dengan kata lain, PSBB pada hakikatnya merupakan pembatasan kegiatan masyarakat, di antaranya peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial dan budaya, pembatasan moda transportasi, dan pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan.

Pembatasan mesti dilakukan karena banyak kasus positif tanpa gejala atau dengan gejala minimal sehingga secara subjektif orang merasa sehat, padahal sudah terpapar masih ada di tengah masyarakat. Kemudian masih banyak kelompok masyarakat rentan yang abaikan physical distancing, abaikan jaga jarak, abaikan tidak cuci tangan sehingga penularan terus terjadi. Inilah pertimbangan mengapa pemerintah melakukan penguatan itu.
Halaman Selanjutnya....

Komentar

Komentar
()

Top