David Lynch, Sineas di Balik 'Twin Peaks' dan 'Mulholland Drive' Meninggal Dunia
📅 Jumat, 17 Jan 2025, 11:11 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP
JAKARTA - David Lynch, sineas yang terkenal karena visinya yang gelap dan seperti mimpi dalam film-film seperti "Blue Velvet" dan "Mulholland Drive", serta serial TV "Twin Peaks" telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-79.
Keluarganya mengumumkan kematiannya melalui postingan Facebook pada hari Kamis (16/1).
"Ada lubang besar di dunia ini sekarang karena dia tidak lagi bersama kita. Namun, seperti yang dia katakan, 'Perhatikan donatnya dan jangan lubangnya,'" tulis unggahan keluarga tersebut yang dikutip Associated Press. "Hari ini indah dengan sinar matahari keemasan dan langit biru sepanjang jalan."
Penyebab kematian dan lokasinya belum diketahui. Musim panas lalu, Lynch mengungkapkan kepada Sight and Sound bahwa ia didiagnosis menderita emfisema dan tidak akan meninggalkan rumahnya karena takut tertular virus corona atau "bahkan flu."
"Saya terkena emfisema karena merokok dalam waktu yang lama, jadi saya harus tinggal di rumah, suka atau tidak," kata Lynch. Ia tidak menyangka akan membuat film lagi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya akan mencoba melakukannya dari jarak jauh, jika memang harus,” kata Lynch. “Saya tidak akan begitu menyukainya.”
Lynch membuat terobosan pada tahun 1970-an dengan film surealisnya "Eraserhead" dan jarang gagal mengejutkan dan menginspirasi penonton, rekan, dan kritikus pada dekade-dekade berikutnya.
Film-filmnya yang terkenal berkisar dari film neo-noir "Mulholland Drive" hingga film gotik yang menyimpang dari tema "Blue Velvet" hingga film eklektik dan eksentrik "Twin Peaks," yang memenangkan tiga Golden Globes, dua Emmy, dan bahkan satu Grammy untuk musik temanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pauline Kael, kritikus film, menyebut Lynch sebagai "surealis populis pertama — seperti Frank Capra dalam logika mimpi."
"'Blue Velvet,' 'Mulholland Drive' dan 'Elephant Man' mendefinisikannya sebagai seorang pemimpi visioner yang unik yang menyutradarai film-film yang terasa seperti buatan tangan," kata sutradara Steven Spielberg dalam sebuah pernyataan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!