Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biden Sambut Trump di Gedung Putih, “Selamat Datang Kembali”

📅 Kamis, 14 Nov 2024, 11:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Biden Sambut Trump di Gedung Putih, “Selamat Datang Kembali” Doc: ABC News/AI Drago Pool/EPA-EFE
Ket. Presiden Joe Biden (kanan) menyambut Presiden terpilih Donald Trump di Gedung Putih pada hari Rabu (13/11).

WASHINGTON - Donald Trump kembali ke Gedung Putih dengan penuh kemenangan pada hari Rabu (13/11), di mana Presiden Joe Biden yang akan lengser menunjukkan sikap sopan kepada pesaing beratnya.

Kunjungan Trump terjadi saat Partai Republik dinyatakan sebagai partai mayoritas di DPR yang memberinya kendali penuh atas Kongres - dan saat ia mengumumkan serangkaian pilihan garis keras untuk tim utama kabinetnya termasuk tokoh kondang Matt Gaetz sebagai jaksa agung.

Biden dan Trump berjabat tangan di depan api unggun di Ruang Oval. Biden memulihkan tradisi yang dilanggar Trump saat ia menolak mengakui kekalahannya pada tahun 2020 oleh Biden.

"Selamat datang kembali," kata Biden (81) saat memberi selamat kepada Trump yang berusia 78 tahun dan menjanjikan peralihan kekuasaan yang lancar.

Biden mengatakan akan melakukan "segala yang kami bisa untuk memastikan Anda diakomodasi".

Saat kedua presiden itu berjabat tangan, Biden tampak menunduk, sementara Trump mencondongkan tubuh ke depan dan menatap matanya.

Trump mengobarkan massa yang menyerang Gedung Capitol AS pada tahun 2021 dan menjalankan kampanye pemilu yang brutal dan memecah belah tahun ini - tetapi ia berusaha untuk bersikap sopan pada kunjungannya kembali ke Gedung Putih.

Politik Itu Sulit

"Politik itu sulit, dan dalam banyak kasus, dunia ini tidak begitu menyenangkan. Dunia ini menyenangkan saat ini dan saya sangat menghargainya," kata Trump, presiden AS ke-45 dan akan segera menjadi presiden ke-47.

Trump menambahkan bahwa pemindahan kekuasaan akan berlangsung "semulus yang Anda bisa".

Juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre kemudian mengatakan pembicaraan berlangsung hampir dua jam dan "sangat ramah, sangat ramah".

Biden secara khusus menekankan kepada Trump perlunya mendukung Kyiv melawan Russia, kata Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan.

Namun Trump akan memiliki kendali hampir penuh atas pemerintahan AS setelah Partai Republik menambah kendali mereka atas Senat dengan mayoritas di DPR AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.