Berpotensi Kembali Terkoreksi, 2 Desember 2024
📅 Senin, 02 Des 2024, 08:55 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali terkoreksi awal pekan ini. Pasar bersiap menyambut kebijakan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed dan Bank Indonesia (BI).
Analisa Phintraco Sekuritas melihat investor menyoroti langkah BI, khususnya terkait arah kebijakan moneter di tengah pelemahan rupiah, beberapa waktu terakhir. BI diperkirakan menahan suku bunga acuan 6 persen, meskipun The Fed memangkas sukubunga acuan sebesar 25 bps belum lama ini.
Sebelumnya, Gubernur The Fed Jerome Powell menyatakan bank sentral tak akan terburu-buru memangkas Fed Funds Rate (FFR) pada Desember ini setelah melihat sejumlah data inflasi terakhir.
Karenanya, Analisa Phintraco Sekuritas dalam risetnya memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Senin (2/12), bergerak melemah dengan support di level 7.100 dan resistance di posisi 7.200.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/11) sore, ditutup melemah 85,89 poin atau 1,19 persen ke posisi 7.114,27. “Dari sisi eksternal, bursa regional Asia cenderung melemah. Pasar tampaknya fokus mencerna rilis data ekonomi dari Jepang dan Korea Selatan,” sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!