Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beberapa Manfaat Irigasi Tenaga Surya

📅 Selasa, 07 Sep 2021, 00:00 WIB | Oleh:
Beberapa Manfaat Irigasi Tenaga Surya Doc: istimewa

Salah satu bagian dari sistem agrivoltaik adalah irigasi. Sistem tenaga surya modern menyediakan alat digital yang berguna untuk meningkatkan pengelolaan air, yang mampu menyediakan data seketika (real-time) untuk mengatur pasokan.
Pengaturan pasokan dengan memperhatikan kebutuhan air, kecepatan pompa, dan kandungan air tanah di area pengeboran, untuk mencegah penggunaan yang berlebihan. Dengan kontrol elektronik dengan algoritma cangguh cara ini menciptakan beberapa keuntungan.
Menurut laman Energy Industry Review, penggunaan tenaga surya pada agrivoltaik memungkinkan pemasangan sistem irigasi di mana pun sumber air dan cahaya matahari berada. Sumber listrik pompa yang ramah lingkungan dan tidak memerlukan bahan bakar fosil tidak meninggalkan zat berbahaya (CO2), yang tidak ramah lingkungan, jika pompa memakai mesin bensin atau solar.
"Tenaga surya benar-benar terbarukan dan dapat diakses, keamanan, durasi pengoperasian panel surya hingga sekitar 25 tahun, dan hemat waktu. Sistem irigasi tenaga surya memungkinkan aktivitas otomatis, tanpa keterlibatan fisik petani. Selain itu kelembaban tanah dan suhu udara, diatur secara otomatis dengan perangkat keras dan lunak," tulis Energy Industry Review.
Panel surya menghasilkan energi bahkan ketika irigasi tidak diperlukan. Hal ini membuka peluang signifikan untuk memasok listrik mesin pertanian lainnya, pabrik, pemurni air dan unit pendingin, yang semuanya berkontribusi pada pembangunan pedesaan dan pendapatan tambahan
Studi juga menunjukkan properti yang telah memasang sistem irigasi bertenaga surya untuk pertanian memiliki nilai jual kembali yang tinggi. Hal ini lebih menarik bagi para pembeli yang umumnya peduli pada masalah lingkungan.
Dari sejarahnya menurut Energy Industry Review, sistem agrivoltaik diusulkan pada 1981. Selanjutnya sistem tersebut dikembangkan secara besar-besaran di Jepang sejak mulai 2004 dan berkembang di Asia, Eropa menyusul. Di Austria dan kemudian di Italia, sistem agrivoltaik muncul di lapangan terbuka pada 2007, dan pada periode 2009-2011 implementasinya diikuti di Prancis dan Jerman.
Kini sistem agrivoltaik digunakan untuk mengeksploitasi potensi energi terbarukan di Eropa, dan menjadi bagian penting dari Kesepakatan Hijau Eropa (European Green Deal) dan paket pemulihan UE dan UE Generasi Berikutnya dalam rangka membantu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan investasi saat teknologi bersih.
"Penguatan produksi energi dalam negeri akan berkontribusi pada pasokan energi yang terjangkau dan meningkatkan ketahanan dan keamanan pasokan energi Eropa," tulis Energy Industry Review. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.