Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aplikasi 'Online' Mudahkan Penarikan Retribusi

📅 Selasa, 15 Agu 2023, 05:21 WIB | Oleh:
Aplikasi 'Online' Mudahkan Penarikan Retribusi Doc: ISTIMEWA
Ket. Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta melakukan Grand Launching Aplikasi Retribusi Online Sistem (R.O.S) di Hotel Shangri-la Jakarta Pusat, Jum'at (11/8). Peluncuran resmi ini merupakan tahap menuju transformasi Pemungutan Retribusi untuk Mewujudkan Kemudahan dan Efisiensi.

JAKARTA - Aplikasi Retribusi Online Sistem (ROS) diluncurkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Aplikasi ini sebagai inovasi guna mempertinggi pencapaian pendapatan dari retribusi. Aplikasi yang diluncurkan merupakan tahapan menuju transformasi pemungutan retribusi untuk mewujudkan kemudahan dan efisiensi.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Bapenda DKI Jakarta, Morrys Danny, mengatakan telah meluncurkan aplikasi ROS. Ini sebagai pengembangan sistem pemungutan retribusi (e-Retribusi). "Aplikasi ROS menghadirkan kemudahan dalam pemungutan retribusi melaluiplatform onlineberupawebsiteyang dapat diakses," ujar Morrys dikutip jakartagoid. Alamatnya adalah https://retribusi.jakarta.go.id/.

Dia memaparkan aplikasi ROS akan diproyeksikan dapat mengambil peran utama dalam pemungutan retribusi Provinsi DKI Jakarta. "Aplikasi ini dapat diakses secara mudah, bisa kapan saja dan di mana pun. Ini sekaligus memberi fleksibilitas kepada para pemungut retribusi," katanya.

Lebih jauh, Morrys menjelaskan sejumlah fitur unggulan yang tersedia di aplikasi ROS, di antaranya fitur pemungutan bagi operator pemungut retribusi. Hal ini memungkinkan pengisian data dan penghitungan retribusi berdasarkan permohonan sampai penerbitan nota perhitungan, cetakan SSRD dan SKRD. Di dalamnya termasuk pengusulan penghapusan piutang dari SKPD pemungut dan proses pengusulan perforasi tiket retribusi.

Ada juga fitur proyeksi yang memfasilitasi proses pengusulan target retribusi dari SKPD Pemungut Retribusi. Kemudian, pembuatan penetapan target antara Bapenda dengan SKPD tersebut. Tujuannya memastikan dokumentasi rapi dan terkontrol.

Fitur lain adalah monitoringyang berperan mengumpulkan data dan merinci penerimaan. Selain itu, juga merencanakan dan merealisasikan target retribusi. Sedangkan fitur laporan memungkinkan pembuatan laporan bulanan digital yang terstruktur. "Ini akan menghasilkan perhitungan yang cepat dan akurat," jelas Morrys.

Dia menambahkan, peluncuran ROS tidak sekadar perubahan teknologi, tetapi juga langkah besar bagi revolusi administratif dalam upaya mencapai efisiensi dan ketepatan layanan. "Aplikasi ini menjadi solusi yang tidak sekadar memudahkan dan meningkatkan efesiensi, tetapi juga menaikkan kualitas pemungutan retribusi Pemprov DKI Jakarta dalam pengelolaan retribusi di masa depan yang lebih baik," tandasnya.

Dukcapil

Sementara itu, dashboard statistik kependudukan untuk semua (Dariku Untukmu) milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta direplikasi oleh Dinas Dukcapil se-Bodetabek. Hal itu ditandai dengan penandatangan Kerja Sama Replikasi Aplikasi "Dariku Untukmu" saat Koordinasi Bersama Kepala Dinas Dukcapil se-Jabodetabek di Tea Garden Resort, Subang, Sabtu (12/8).

"Saya menyambut baik bahwa aplikasi tersebut bisa bermanfaat bagi warga Jabodetabek, juga dapat ditampilkan olehwebsitetiap-tiap pemerintahan daerah Bodetabek," ujar Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaludin.

Dia menyampaikan, khusus masyarakat Jakarta, tidak perlu datang ke kelurahan untuk minta data. Warga cukup dengan pembukahttps://kependudukancapil.jakarta.go.id/darikuuntukmu/ untuk mencari data kependudukan. "Kami harapkan setelah penandatangan, kelak bisa dinikmati penduduk Bodetabek," ucap Budi.

Kepala Bidang Data dan Informasi Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Ponirin Ariadi Limbong, menjelaskan aplikasi "Dariku Untukmu" merupakandashboard yang menyajikan data statistik kependudukan sampai tingkat kelurahan. Datanya tersaji dari angka kedatangan, perpindahan, kematian, dan kelahiran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.