
Agar Ramadan Selalu Fit, Perlu Puasa Sehat dengan Olahraga Ringan dan Teratur
Agar kesehatan terjaga tetap beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap harinya agar tubuh sehat, bugar, dan produktif
Foto: istimewaJAKARTA-Umat muslim di seluruh dunia wajib menjalankan puasa saat Ramadan. Selama lebih dari 12 jam, umat muslim harus menahan diri untuk tidak makan dan minum.
Menurut Kementerian Kesehatan tubuh sangat memerlukan cairan, sedangkan kekurangan cairan dapat membuat tubuh lebih mudah terdehidrasi. Agar fit menjalankan puasa, diimbau tidak lupa untuk memenuhi cairan tubuh. Minum 8 gelas air per hari selama waktu berbuka hingga sahur.
Konsumsi makanan bergizi yang seimbang juga penting. Pilih lah makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan serat ketika sahur maupun berbuka puasa agar tubuh tetap kuat beraktivitas selama puasa. Kurangi makanan berlemak tinggi saat berbuka puasa dan makan sahur. Hal tersebut dikarenakan makanan yang mengandung gula dan lemak tinggi akan mudah diserap tubuh, sehingga rasa lapar lebih mudah terasa.
Namun, yang juga tidak kalah penting, ialah tetap melakukan olahraga karena puasa tidak bisa dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Tetap beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap harinya agar tubuh sehat, bugar, dan produktif.
Pemilihan waktu dan jenis olahraga harus disesuaikan agar tubuh tidak mudah lelah atau dehidrasi. Jangan lakukan olahraga berat dan pilihlah aktivitas dengan intensitas dan durasi yang lebih ringan.
"Kurang olahraga bisa ikut menyebabkan tubuh lemas. Karena itu, meski sedang berpuasa, olahraga tetap perlu dilakukan secara konsisten, tapi sesuai kebutuhan dan kekuatan," kata CEO 99 Virtual Race Stevie Go. Adapun 99 Virtual Race merupakan platform digital untuk lomba lari virtual.
Lalu Stevie menambahkan, pihaknya berusaha tetap mendorong agar umat muslim menjalankan gaya hidup aktif walau sedang berpuasa. Melalui program-program yang fleksibel 99 Virtual Race ingin ikut menginspirasi lebih banyak orang untuk menjaga keseimbangan mental dan fisik secara holistik.
"Selama Ramadan, kami memiliki program Fast 'N Run. Periode race untuk 14 km berlangsung selama 14 hari mulai 24 Maret 2025 hingga 6 April 2025. Peserta cukup rutin lari 1 km setiap hari untuk bisa menyelesaikannya," jelas Stevie.
Fast 'N Run juga memiliki kategori 46 km dan periode race sudah dimulai sejak 3 Maret 2025 dan akan berakhir pada 6 April 2025.
Sementara untuk pendaftaran masih dibuka hingga 5 April 2025. Pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi 99 Virtual Race. Biaya registrasi sebesar 159 ribu rupiah dan untuk yang ingin mendapatkan jersey dikenakan biaya tambahan 179 ribu rupiah.
“Setelah Ramadan, para pecinta lari juga bisa mengikuti dua ajang lainnya yang digelar 99 Virtual Race, yakni The Ultimate World Marathon: Tokyo Run dan SHEnergy Run,” kata Stevie.
Period race The Ultimate World Marathon: Tokyo Run, ialah pada 7 April-4 Mei 2025. Kemudian SHEnergy Run pada 26-27 April 2025 untuk kategori 5K Single Run dan 7-27 April 2025 untuk kategori 42K Multiple Run.
Pendaftaran The Ultimate World Marathon: Tokyo Run dibuka hingga 27 April 2025 dengan biaya pendaftaran 169 ribu rupiah dan SHEnergy Run sampai 26 April 2025 dengan biaya pendaftaran 159 ribu rupiah.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Tag Terkait:
Berita Trending
- 1 Kemnaker Sediakan 229 Bus Mudik Gratis
- 2 Genjot Transisi Energi dan Ekonomi Hijau, Satgas Baru Diharapkan Jadi Game Changer
- 3 Pemkot Kediri Lakukan Cek Angkutan Umum
- 4 Gubernur DKI Jakarta Serahkan KJP Plus Tahap I 2025 dan Gratiskan Akses TMII
- 5 Pemerintah Kota Kediri Melakukan Pengecekan terhadap Angkutan Umum agar Aman
Berita Terkini
-
Polisi Menuntaskan Penanganan Kecelakaan di Flyover Pasupati Bandung
-
Bertemu di Tokyo, Menlu Jepang, Tiongkok, Korsel Sepakat Tingkatkan Kerja Sama
-
Marak Jelang Lebaran, DPR Minta Preman Berkedok Ormas Minta THR Ditangkap
-
Dokter Tim Mengungkapkan Kondisi Cedera Mees Hilgers dan Sandy Walsh
-
Program Tiga Pilar Mantap, Bank Mandiri Taspen Libatkan 380 ribu-an Nasabah