Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tutup Pintu Cabut Buronan! Kapolri Resmikan Aplikasi I-GHAS 24/7

8 Minggu, 08 Nov 2026, 18:10 WIB | Oleh:
Tutup Pintu Cabut Buronan! Kapolri Resmikan Aplikasi I-GHAS 24/7 Tutup Pintu Cabut Buronan! Kapolri Resmikan Aplikasi I-GHAS 24/7 Doc: Polda Metro Jaya
Ket. Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi memperketat jalur pengawasan perbatasan laut dan udara nasional. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meresmikan secara langsung peluncuran aplikasiInterpol Global Hit Alert System atau I-GHAS 24/7.

JAKARTA - Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi memperketat jalur pengawasan perbatasan laut dan udara nasional. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meresmikan secara langsung peluncuran aplikasiInterpol Global Hit Alert System atau I-GHAS 24/7.

Kegiatan peluncuran sistem keamanan tingkat tinggi tersebut bertempat di Ruang Rupattama Mabes Polri, Jakarta. Aplikasi canggih hasil integrasi data ini dirancang khusus untuk mempercepat penanganan kejahatan lintas negara.

Polri merangkul Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum untuk mengoperasikan sistem pemantauan terpadu ini secara real-time. Peluncuran aplikasi dipimpin Kapolri bersama Kadivhubinter Polri Irjen Pol Untung Widyamoko serta Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko.


Inovasi digital ini difokuskan untuk memperkuat pengawasan pergerakan buronan internasional di pintu masuk perbatasan Indonesia. Kolaborasi teknologi mutakhir ini diyakini bakal menyumbat ruang gerak para pelaku kejahatan global.


Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjaga kedaulatan territory negara.


"Ini adalah terobosan yang dilakukan secara kolaboratif antara Polri dan Ditjen Imigrasi, tentunya ini untuk memperkuat pengawasan buronan internasional dan juga pelaku lintas negara di pintu perlintasan Indonesia," kata Suyudi Ario Seto.


Aplikasi I-GHAS 24/7 secara teknis menghubungkan langsung petugas Imigrasi di lapangan dengan Divhubinter Polri. Sistem canggih ini memanfaatkan jaringan informasi Interpol yang mengintegrasikan data dari 196 negara anggota.


Kecocokan data para pelarian hukum dunia kini dapat diverifikasi dan dikoordinasikan penanganannya secara hitungan detik. Kecepatan verifikasi identitas menjadi kunci utama pencegahan masuknya penjahat internasional ke wilayah Indonesia.


Kapolri turut membeberkan sejumlah keberhasilan pengungkapan kasus transnasional yang sukses diusut kepolisian sebelumnya. Pengungkapan tersebut mencakup penangkapan buronan kasus TPPO di Bandara Soekarno-Hatta hingga pembongkaran laboratorium gelap.


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
PT KAI Operasikan KA Pandaw...
Nasional
Kemenkes Perkuat Kualitas S...

Kemnaker Jelaskan Persyaratan Penerima BSU 2026.

58 menit yang lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Kemnaker Jelaskan Persyarat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.