Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Bandara Soetta Pernah Tunda 150 Penerbangan AHY Siapkan Langkah Antisipasi

6 Jumat, 06 Nov 2026, 16:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Bandara Soetta Pernah Tunda 150 Penerbangan AHY Siapkan Langkah Antisipasi Banjir Bandara Soetta Pernah Tunda 150 Penerbangan AHY Siapkan Langkah Antisipasi Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan keterangan kepada media usai meninjai sungai kali Prancis di Tangerang, Jumat (6/11).

Tangerang  - Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan banjir di jalan menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) segera diatasi mengingat tidak hanya terkait penerbangan namun juga menyangkut kelancaran pariwisata dan investasi.

"Bicara sektor pariwisata, bicara investasi dan itu juga dimulai dari pintu masuknya serta pintu keluarnya. Artinya orang datang dan keluar melalui Bandara Soekarno-Hatta. Maka itu, masalah banjir harus ditangani dan mitigasi," kata AHY saat meninjau Kali Prancis di Tangerang, Jumat (6/11).

Ia juga menegaskan penanganan banjir tak selalu berjalan lancar, terkadang ada hambatan. Namun demikian, berbagai upaya terus pemerintah lakukan demi memastikan penanganan banjir yang dilakukan berjalan lancar.

"Kami sejak awal memberikan prioritas untuk banjir di sekitar kawasan Bandara Soetta karena situasi ini mengganggu masyarakat dan tentunya menghambat aktivitas ekonomi termasuk tadi mengganggu Operasional dari Bandara Soekarno Hatta," kata Menko.

Menko AHY menjelaskan masalah banjir khususnya di jalan tol menuju Bandara Soekarnoe-Hatta berpengaruh langsung terhadap operasional yang melayani jutaan penumpang. 

Pada periode musim hujan yakni Bulan Januari yang lalu banjir sebabkan penundaan penerbangan hingga 20 persen atau lebih dari 150 penerbangan dan hal tersebut pasti berpengaruh pada aktivitas ekonomi.

Dari hasil tinjauan, hal tersebut terjadi karena sedimentasi dan pendangkalan sungai Prancis dan anak sungai Prancis. Maka itu berbagai upaya dilakukan diantaranya normalisasi sungai Perancis menggunakan sejumlah kendaraan ekskavator agar kapasitas maksimal dan alirannya tetap terjaga dengan baik.

"Alat berat sudah diturunkan. Semoga dalam waktu dekat bisa menjadi solusi dalam menekan banjir di Tangerang dan juga sekitar Bandara Soetta," kata AHY.

Menurut dia, dalam waktu dua bulan menuju musim penghujan, semua lini telah ditekankan untuk melakukan persiapan. Misalnya saja Jasa Marga sudah menyiagakan pompa-pompa, yang sudah ditempatkan pada titik rawan.

"Ada penanganan skala awal jangka pendek, namun ada juga jangka panjang. Kita semua koordinasikan agar ketika terjadi kejadian di lokasi bisa ditangani sebagai upaya mitigasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
3.000 Tarantula Diselundupk...
Ekonomi
Energi Terbarukan Jadi Anda...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.