Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memperkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir dalam Pengelolaan Mangrove

📅 Selasa, 20 Okt 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memperkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir dalam Pengelolaan Mangrove Doc: Antara
Ket. Pertemuan Forum Komunikasi Daerah Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) di Tanjung Selor, Kaltara, Selasa (20/10/2026).

Tanjung Selor, Kaltara - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memperkuat upaya perlindungan ekosistem pesisir melalui koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan mangrove.

Penguatan ini dibahas dalam Forum Komunikasi Daerah Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) di Ruang Rapat Luminor Hotel Tanjung Selor, Kaltara, Selasa.

“Rehabilitasi mangrove harus menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, diperlukan kolaborasi kuat dengan pusat, akademisi, dunia usaha, masyarakat, hingga media,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kaltara Obed Daniel LT mewakili Ketua Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Kaltara.

Obed mengatakan, forum yang diinisiasi Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan, khususnya Direktorat Rehabilitasi Mangrove sebagai upaya memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan, menyelaraskan kebijakan, mengintegrasikan data dan informasi, serta membangun komitmen bersama dalam pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.

Karena itu, dalam forum tersebut ia menyoroti pentingnya komunikasi yang tepat untuk mendukung pelaksanaan program M4CR di lapangan. Informasi mengenai program dan pelestarian mangrove perlu disampaikan secara jelas, akurat, dan mudah dipahami agar dapat menjangkau masyarakat secara luas.

“Forum ini harus mampu memperkuat strategi komunikasi, menyamakan pemahaman, serta mengembangkan pola komunikasi yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan,” katanya.

Forum tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara nyata oleh petugas lapangan, penyuluh, humas perangkat daerah, hingga insan media.

Adapun materi edukasi mengenai mangrove, kata dia, perlu disampaikan dengan bahasa sederhana, berbasis fakta dan data, serta disesuaikan dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat.

Karena itu Obed turut menekankan pentingnya menempatkan masyarakat sebagai mitra sekaligus pelaku utama pelestarian mangrove. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, upaya menjaga ekosistem pesisir diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Tempatkan masyarakat sebagai mitra dan pelaku utama pelestarian, bukan sekadar penerima informasi. KKMD Kaltara harus menjadi wadah koordinasi yang menyatukan kepentingan dan mendorong aksi nyata di daerah,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kemenhut, jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Kaltara dan pemerintah kabupaten/kota, perwakilan program M4CR, SPEAK Indonesia, akademisi, pelaku usaha, serta organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam KKMD Kaltara.

“Melalui forum ini, kita harapkan tersusun rekomendasi dan komitmen bersama yang dapat ditindaklanjuti untuk memperkuat pengelolaan mangrove di Kaltara sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir bagi generasi sekarang dan mendatang,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Luar Negeri
Italia Kerahkan 500 Tentara...
Nasional
Rumah Dinas Bupati Klaten D...
Daerah
Kasus Penipuan Umrah Terbon...
Megapolitan
Posbankum Taman Sari Jadi B...
Rona
Pendekatan Orang Tua untuk ...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.