Pertamina Drilling Ekspansi ke Timur Tengah, Gandeng Halliburton Garap Pasar Migas Irak

Rabu, 04 Nov 2026, 11:15 WIB

JAKARTA-PT. Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mempercepat ekspansi bisnis internasional ke Timur Tengah dengan membidik pasar minyak dan gas bumi (migas) di Irak.

Ekspansi tersebut diperkuat melalui kerja sama strategis dengan perusahaan jasa migas global Halliburton Worldwide Limited.

Ket. Foto: PT. Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mempercepat ekspansi bisnis internasional ke Timur Tengah dengan membidik pasar minyak dan gas bumi (migas) di Irak. Penguatan ekspansi ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pertamina Drilling dan Halliburton di Indonesia Pavilion, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Senin (2/11), di sela Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2026 — Sumber: istimewa

Penguatan ekspansi ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pertamina Drilling dan Halliburton di Indonesia Pavilion, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Senin (2/11/2026), di sela Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2026.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita dan perwakilan Halliburton Worldwide Limited, disaksikan pejabat tinggi Pemerintah Indonesia, SKK Migas, dan jajaran pimpinan Pertamina Group.

Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita mengatakan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara PT Pertamina (Persero) dan PT Halliburton Indonesia pada 18 Februari 2026. Namun MoU terbaru ini lebih spesifik dan terarah untuk pasar Timur Tengah.

"Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah ditandatangani antara PT Pertamina (Persero) dan PT Halliburton Indonesia pada 18 Februari 2026. Melalui MoU terbaru ini, Pertamina Drilling bersama Halliburton memperkuat komitmen kerja sama yang lebih spesifik dan terarah, khususnya dalam mendukung kegiatan operasional migas serta pengembangan peluang bisnis di Irak," ujar Avep.

Adapun ruang lingkup MoU mencakup penjajakan dan pengembangan peluang bisnis di bidang Rig Services dan Non-Rig Services untuk mendukung kegiatan hulu migas di Irak. Kedua perusahaan akan menindaklanjuti melalui pembahasan teknis dan komersial, identifikasi proyek potensial, serta penyusunan skema kerja sama sesuai kebutuhan operasional.

MoU ini menjadi pijakan untuk memperkuat koordinasi dan kesiapan kedua perusahaan dalam mendukung peluang proyek migas di Irak, dengan mengedepankan sinergi kapabilitas, keunggulan teknologi, dan pengalaman operasional.

Bagi Pertamina Drilling, ekspansi ke Irak dan Timur Tengah sejalan dengan strategi pengembangan bisnis non-captive, memperluas portofolio layanan, serta meningkatkan penetrasi pasar internasional.

Pertamina Drilling memiliki pengalaman dalam layanan pengeboran dan jasa sumur terintegrasi, sedangkan Halliburton merupakan perusahaan jasa migas global dengan portofolio teknologi mulai dari pengeboran, evaluasi formasi, penyelesaian sumur, hingga optimalisasi produksi.

Kolaborasi ini diharapkan menciptakan nilai tambah bagi kedua perusahaan sekaligus meningkatkan daya saing industri jasa migas nasional di proyek-proyek energi berskala internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.