Kementerian Kelautan dan Perikanan Beri Nelayan Terdampak Bencana di Pidie Jaya Mesin Kapal
Selasa, 03 Nov 2026, 13:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
BANDA ACEH – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI membantu mesin kapal dengan bobot di bawah lima gross ton (GT) untuk nelayan korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh.
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, di Pidie Jaya, Selasa (03/11), mengatakan bantuan tersebut bentuk perhatian kementerian kepada masyarakat nelayan yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya akhir November 2025.
"Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan bantuan mesin untuk kapal nelayan di bawah 5 GT. Bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan pemulihan sektor perikanan tangkap pascabencana," kata Bupati.
Ia menyebutkan KKP membantu sebanyak 14 unit mesin kapal kecil dengan ukuran di bawah 5 GT. Mesin tersebut disalurkan kepada nelayan yang mengalami kerusakan berat pada mesin kapal akibat bencana banjir hidrometeorologi.
"Kami berharap bantuan tersebut dapat membantu nelayan memulihkan kembali aktivitas ekonomi dan mata pencaharian pascabencana," kata Sibral Malasyi
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, mesin kapal merupakan kebutuhan utama bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan. Oleh karena itu, dukungan sarana perikanan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana.
Bupati berharap mesin kapal bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi para penerima.
"Pemerintah daerah terus berupaya mendorong percepatan pemulihan pascabencana, tidak hanya melalui perbaikan infrastruktur, tetapi juga dengan membantu memulihkan mata pencaharian masyarakat, termasuk sektor perikanan dan kelautan," kata Sibral Malasyi.
Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Pidie Jaya Fajri mengharapkan dengan adanya bantuan mesin kapal tersebut dapat memulihkan kembali aktivitas nelayan terdampak bencana hidrometeorologi.
"Melalui bantuan tersebut diharapkan para nelayan dapat kembali melaut, meningkatkan produktivitas, serta secara bertahap memulihkan kondisi ekonomi keluarga pascabencana," kata Fajri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!