Terdampak Kekeringan, BPBD Banjar Salurkan 4,1 Juta Liter Air Bersih ke 17 Kecamatan
Minggu, 01 Nov 2026, 13:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
BANJAR – BPBD Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, telah menyalurkan 4,1 juta liter air bersih ke 17 kecamatan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak kekeringan melalui operasi mobil tangki yang berlangsung setiap hari.
Distribusi tersebut menjangkau 96 titik lokasi, termasuk permukiman warga, fasilitas pendidikan, pondok pesantren dan masjid, dengan memanfaatkan armada tangki gabungan dari sejumlah instansi dan organisasi kemanusiaan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, di Martapura, Kabupaten Banjar, Minggu (01/11),mengatakan penyaluran air bersih masih dilakukan berdasarkan permintaan pemerintah desa karena krisis air di sejumlah wilayah belum sepenuhnya teratasi.
"Pendistribusian air bersih masih terus kami lakukan setiap hari karena kondisi di sejumlah titik yang mengalami krisis air bersih belum membaik," ujarnya.
Wasis menjelaskan, saat ini terdapat enam mobil tangki yang dioperasikan untuk mendukung distribusi, terdiri atas tiga unit BPBD, dua unit Dinas Lingkungan Hidup, satu unit PDAM, serta bantuan satu mobil tangki dari PMI.
Selain itu, Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang tergabung dalam Buser 690 turut membantu dengan mengerahkan dua mobil tangki untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat terdampak kekeringan.
Dalam sehari, setiap mobil tangki dapat melakukan hingga tiga kali perjalanan dengan kapasitas angkut 5.000 liter per ritase. Air disalurkan langsung ke tandon desa maupun tandon pinjam pakai yang disediakan BPBD.
Dikatakannya, distribusi dilakukan di Desa Muara Halayung, Kecamatan Beruntung Baru. Penyaluran kali ini berlangsung bersamaan dengan turunnya hujan yang diharapkan membantu mengurangi dampak kekeringan di wilayah tersebut.
"Distribusi air bersih ke Muara Halayung disertai turunnya hujan, alhamdulillah," kata petugas BPBD Kabupaten Banjar Ujang.
Wasis kembali menegaskan operasi penyaluran air bersih akan terus berlangsung hingga kebutuhan masyarakat kembali normal. BPBD akan menghentikan distribusi ke desa tertentu apabila warga setempat tidak lagi membutuhkan bantuan.
"Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan, kami akan terus memberikan bantuan air bersih sebagai bagian dari upaya penanganan kekeringan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!