Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Delapan Dekade Hari Oeang, APBN Dituntut Makin Berisi

30 Jumat, 30 Okt 2026, 20:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Delapan Dekade Hari Oeang, APBN Dituntut Makin Berisi Delapan Dekade Hari Oeang, APBN Dituntut Makin Berisi Doc: ANTARA/HO-Kementerian Keuangan
Ket. Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Upacara Peringatan HORI ke-80 dan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (30/10/2026).

JAKARTA – Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) menjadi momentum untuk merefleksikan peran strategis keuangan negara dalam menjaga stabilitas ekonomi dan menopang pembangunan nasional.

Di tengah tantangan fiskal, ketidakpastian global, serta tuntutan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengelolaan keuangan negara dituntut semakin adaptif, transparan, dan akuntabel.

Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa APBN bukan sekadar instrumen penerimaan dan belanja, melainkan harus mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menekankan peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat dalam rangka peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-80.

“Kedaulatan ekonomi dan keuangan bukan hanya tentang memiliki mata uang dan lembaga keuangannya sendiri, tetapi juga tentang kemampuan negara menggunakan seluruh instrumennya untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan sejahtera,” kata Suahasil dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (30/10).

Menkeu menekankan tiga peran utama APBN untuk mewujudkan cita-cita negara mampu membiayai pembangunan, menjaga pelayanan publik, dan melindungi rakyat.

Pertama, APBN harus mampu menumbuhkan perekonomian melalui belanja pendidikan dan kesehatan yang meningkatkan kualitas sumber daya manusia; pembangunan infrastruktur yang memperluas akses dan menurunkan biaya usaha; serta dukungan fiskal bagi investasi, produksi, dan ekspor.

Kedua, APBN harus mampu melindungi masyarakat, terutama ketika menghadapi kenaikan harga, gangguan pekerjaan, maupun bencana. Melalui perlindungan sosial, subsidi, dan pelayanan dasar, negara harus hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menkeu juga menekankan pentingnya memastikan seluruh dukungan tersebut tepat sasaran agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketiga, APBN harus dikelola secara kredibel dan bertanggung jawab. Penguatan pendapatan negara, peningkatan kualitas belanja, serta pengelolaan pembiayaan yang berhati-hati menjadi landasan untuk menjaga kesinambungan fiskal.

Suahasi menekankan agar setiap upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi harus diiringi dengan disiplin fiskal yang terjaga.

Menkeu juga meminta seluruh jajaran Kemenkeu untuk menuntaskan pelaksanaan APBN tahun 2026 sekaligus mempersiapkan APBN tahun 2027 agar dapat mendukung agenda pembangunan.

“Anggaran tersebut harus menjadi layanan yang berfungsi, pembangunan yang bermanfaat, dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat. Inilah makna amanah kita sebagai Nagara Dana Rakca, penjaga dan pengelola keuangan negara. Kita harus memahami bahwa setiap keputusan fiskal membawa dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Kolaborasi Hijau Dibuka, In...
Ekonomi
APBN Harus Lincah, Jangan K...
Daerah
Sebuah Boat Terbakar di Nus...
Ekonomi
Delapan Dekade Hari Oeang, ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.