Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Bromo Erupsi, BPBD Probolinggo Petakan Kembali Jalur Evakuasi

6 Jumat, 06 Nov 2026, 08:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Bromo Erupsi, BPBD Probolinggo Petakan Kembali Jalur Evakuasi Gunung Bromo Erupsi, BPBD Probolinggo Petakan Kembali Jalur Evakuasi Doc: PVMBG
Ket. Gunung Bromo erupsi dengan tinggi letusan 500 meter di atas puncak pada Kamis (5/11/2026) petang.

PROBOLINGGO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo, Jawa Timur, memetakan kembali jalur evakuasi dan titik posko pengungsi pascaerupsi Gunung Bromo yang terjadi pada Kamis (5/11) petang.

"Hari ini kami bersama TNI dan Polri melakukan pemetaan kembali jalur evakuasi dan titik-titik posko pengungsi sebagai upaya mitigasi apabila sewaktu-waktu Gunung Bromo erupsi kembali," kata Kepala Pelaksana BPBD Probolinggo Oemar Sjarif saat dikonfirmasi per telepon, Jumat.

Gunung Bromo erupsi pada hari Kamis (5/11) pukul 17.11 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 2.829 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan berdasarkan catatan petugas, Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.329 mdpl tercatat terakhir erupsi pada 19 Juli 2019 dengan visual letusan tidak teramati.

"BPBD Probolinggo tetap melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak lintas sektor untuk memantau aktivitas Gunung Bromo seperti Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Bromo dan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) yang memiliki wilayah kawasan wisata tersebut," tuturnya.

Ia mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Bromo yang terpantau pada kamera pengawas atau CCTV pada Jumat pagi tetap stabil dengan status Level II atau waspada, namun petugas tetap memantau perkembangan aktivitas vulkaniknya.

"Tidak ada peningkatan atau kenaikan status Gunung Bromo, sehingga statusnya tetap waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif Bromo," katanya.

Sementara itu, aktivitas pengamatan kegempaan Gunung Bromo dalam periode Kamis selama 24 jam tercatat 1 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 23 mm dan lama gempa 46 detik; kemudian 4 kali gempa low frequency dengan amplitudo 1 mm dan lama gempa 10-11 detik; kemudian 6 kali gempa Hybrid/Fase banyak dengan amplitudo 1 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 5-10 detik; serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 0.5-1 mm dan dominan 0.5 mm.

Untuk pengamatan secara visual Gunung Bromo terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-500 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah barat dan barat laut.

Oemar mengatakan status Gunung Bromo pada Level II atau Waspada, sehingga pihak PVMBG memberikan rekomendasi yakni masyarakat di sekitar Gunung Bromo dan pengunjung/wisatawan/ pendaki tidak memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif Gunung Bromo.

"Masyarakat di sekitar Gunung Bromo, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata Gunung Bromo agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.